Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan ‘Aisyiyah Bengawan Jero—yang meliputi Cabang Karangbinangun, Glagah, Deket, Kalitengah, dan Turi—menggelar Pengajian Bengawan Jero di Masjid Al Jihad Ranting Banjarrejo, Karangbinangun, Ahad (28/9/2025).
Sekitar 750 jamaah, kader, dan simpatisan Muhammadiyah hadir memadati masjid. Kajian kali ini mengangkat tema besar “Amar Bil Ma’ruf Nahi Anil Munkar: Bersama Membangun Negeri yang Maju dan Beradab” dengan menghadirkan narasumber Prof. Dr. Kasman MFil.I, Guru Besar Ilmu Hadis Universitas Islam Negeri Jember.
Refleksi Perjuangan Dakwah
Dalam tausiyahnya, Prof. Kasman menekankan pentingnya semangat dakwah yang tidak boleh padam.
“Muhammadiyah harus terus berkembang dan tidak pernah lelah dalam dakwah bil ma’ruf. KH Ahmad Dahlan telah memberi teladan, bahwa dakwah bukan hanya lewat mimbar agama, tetapi juga melalui teknologi dan ilmu pengetahuan,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti tantangan moral bangsa saat ini. “Amar ma’ruf harus terus kita tegakkan. Akhlak bangsa semakin merosot, dan ini menjadi tantangan dakwah bagi Persyarikatan Muhammadiyah,” tegasnya.
Pengajian kali ini juga dirangkaikan dengan bakti sosial pelayanan kesehatan gratis. PCM Karangbinangun berkolaborasi dengan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Cabang Lamongan serta Forum Karyawan RS Muhammadiyah Lamongan wilayah Karangbinangun dan sekitarnya.
Sejak sebelum acara dimulai, ratusan warga sudah antre untuk memeriksakan kesehatan. Tercatat 200 warga dilayani oleh tim medis.
“Kami bangga bisa berpartisipasi dan mendukung obat-obatan yang dibutuhkan. IAI Lamongan siap berkolaborasi kembali dengan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah. Ini bagian dari pengabdian dan bakti kami sebagai apoteker,” ujar Apt Arief Alviyan Rahman S.Farm, Koordinator IAI Lamongan sekaligus dosen Prodi S1 Farmasi Umla.
Dakwah dan Kepedulian Sosial
Ketua Panitia, Asrukhan Alwi S.Ag, menegaskan bahwa Pengajian Bengawan Jero bukan sekadar forum ceramah keagamaan, melainkan juga wujud kepedulian nyata Muhammadiyah.
“Dakwah harus hadir bersama solusi. Salah satunya dengan memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi warga,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan ini diharapkan memperkokoh ukhuwah Islamiyah dan solidaritas sosial.
“Dakwah Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di cabang memang ujung tombak sekaligus ujung tombok. Tapi kami memiliki kebanggaan tersendiri sebagai kader Muhammadiyah di sini,” ujarnya penuh semangat. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments