Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Pengajian Rabuan RS PKU Muhammadiyah Kupas Resiliensi dan Kunci Mengubah Pengabdian Menjadi Ibadah

Iklan Landscape Smamda
Pengajian Rabuan RS PKU Muhammadiyah Kupas Resiliensi dan Kunci Mengubah Pengabdian Menjadi Ibadah
Ustadz Imam Sapari SHI MPdI saat menyampaikan kajian (Muhammad Jamaluddin/PWMU.CO)
pwmu.co -

RS PKU Muhammadiyah Surabaya kembali menyelenggarakan Pengajian Rabuan kedua pada Rabu (20/8/2025) dengan menghadirkan Ustadz Imam Sapari SHI MPdI sebagai pemateri.

Kajian yang mengusung tema “Resiliensi, Merawat Hati: Kunci Mengubah Pengabdian Menjadi Ibadah” ini berlangsung khidmat dan penuh hikmah.

Ustadz Imam Sapari menyampaikan bahwa resiliensi spiritual adalah ketahanan hati dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan, khususnya dalam konteks pengabdian sebagai tenaga kesehatan.

Ia menekankan tiga kunci utama dalam membangun resiliensi spiritual:

1. Ikhlas: Membersihkan hati dari pamrih duniawi, menjadikan setiap amal hanya karena Allah SWT.

2. Sabar: Menunjukkan keteguhan hati dalam menghadapi ujian dan tantangan hidup.

3. Niat: Menjaga kemurnian tujuan, memastikan setiap langkah semata-mata diniatkan karena Allah SWT.

Ia juga menguraikan bahwa profesi tenaga kesehatan, baik dokter, perawat, bidan, maupun tenaga medis lainnya adalah profesi mulia yang setiap hari berhadapan langsung dengan berbagai tantangan, di antaranya:

  • Pertarungan antara harapan dan penderitaan pasien.
  • Padatnya jadwal kerja yang rentan menimbulkan kejenuhan.
  • Tekanan tinggi yang dapat memicu stres berkepanjangan.
  • Kelelahan fisik dan mental yang berisiko membuat tumbang.
  • Risiko profesional, mulai dari tuntutan hukum hingga tuduhan malpraktik.

Ustadz Imam kemudian mengutip Q.S. Al-Baqarah ayat 45: “Dan mintalah pertolongan dengan sabar dan shalat. Sungguh, yang demikian itu berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk.”

Iklan Landscape UM SURABAYA

Ayat ini menjadi landasan bahwa sabar dan shalat adalah penopang utama dalam menghadapi segala kesulitan.

Antusiasme Peserta Melebihi Ekspektasi

Kajian yang awalnya direncanakan berlangsung selama 90 menit ini ternyata berjalan lebih dari dua jam karena antusiasme peserta yang sangat tinggi. Diskusi interaktif berlangsung hangat, ditandai dengan banyaknya pertanyaan dan berbagi pengalaman dari para karyawan.

“Sesi tanya jawab berlangsung sangat hidup, menunjukkan bahwa tema ini benar-benar menyentuh kebutuhan spiritual para tenaga kesehatan kami,” jelas unit Instalasi Pemeliharaan Sarana RS PKU Muhammadiyah Surabaya, Kholiq.

Ustadz Imam kemudian menutup kajian dengan pesan motivasi.

“Setiap kesulitan yang dihadapi dengan ikhlas dan sabar akan menjadi jembatan menuju surga. Pengabdian kalian sebagai tenaga kesehatan, ketika diniatkan sebagai ibadah, akan bernilai pahala di sisi Allah,” tuturnya.

Kegiatan yang dihadiri oleh puluhan karyawan dari berbagai unit ini ditutup dengan doa bersama untuk kekuatan dan ketabahan dalam menjalankan pengabdian di dunia kesehatan. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu