Pengajian Sabtu malam Ahad (Salamah) merupakan program rutin majelis ilmu Masjid Al-Falah Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Jalen, Genteng, Banyuwangi. Kegiatan ini dilaksanakan pada pekan ketiga setiap bulan dan bersifat pengajian umum. Selain itu, terdapat pula pengajian yang dilaksanakan secara harian, mingguan, dan bulanan.
Pada Sabtu (14/2/2026), pengajian Salamah tersebut menjadi pertemuan terakhir menjelang Ramadan dan akan kembali digelar setelah Hari Raya Idul Fitri.
Tepat pukul 20.00 WIB, pengajian Salamah dimulai dengan sambutan Ketua Takmir Masjid Al-Falah Jalen, H. Nawachid, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menyampaikan terima kasih kepada para anggota Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Jalen yang sejak sebelum Magrib telah menyiapkan konsumsi berupa nasi kotak.
Selanjutnya, H. Nawachid mengingatkan jamaah bahwa sesuai maklumat Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, 1 Ramadan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Oleh karena itu, pada Selasa malam jamaah sudah melaksanakan salat tarawih.
Ia mengajak seluruh jamaah untuk mempersiapkan segala sesuatu dalam menyambut bulan mulia tersebut. Khusus bagi ibu-ibu, pada Rabu merupakan hari pertama berbuka puasa, sehingga diingatkan kembali agar takjil dan mamirat telah dipersiapkan sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.
Hal itu dilakukan untuk memfasilitasi jamaah salat Magrib agar dapat beribadah dengan khusyuk tanpa tergesa-gesa pulang untuk berbuka.
Acara dilanjutkan dengan pengajian umum yang disampaikan Ustaz Taslim, M.Pd., Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Genteng, Banyuwangi.
Dalam ceramahnya, ia mengutip kitab Ihya Ulumuddin karya Imam Al-Ghazali tentang keutamaan menghadiri majelis ilmu. Disebutkan sedikitnya terdapat tujuh keutamaan, yaitu:
- Setiap orang yang menghadiri majelis taklim, baik memahami maupun tidak memahami materi yang disampaikan, tetap memperoleh keutamaan sebagai penuntut ilmu agama.
- Selama berada di dalam majelis ilmu, seseorang terhalang dari perbuatan dosa dan kesalahan.
- Sejak berniat dari rumah untuk menghadiri majelis taklim, rahmat Allah Swt. menaungi ketika berangkat hingga kembali pulang.
- Diturnkannya keberkahan kepada penyampai ilmu sekaligus kepada para pendengarnya.
- Selama berada di majelis ilmu, dicatat sebagai amal kebajikan oleh Allah Swt.
- Ketika berada di majelis ilmu, para malaikat mengelilingi dan mendoakan jamaah untuk kebaikan.
- Setiap langkah kaki yang diangkat dan diturunkan untuk menghadiri majelis ilmu memperoleh pengampunan dosa serta peningkatan derajat.
Sebelum menutup tausiyahnya, Ustaz Taslim menyinggung target yang hendak diraih selama Ramadan. Selain membentuk kesalehan sosial, Ramadan juga menjadi momentum membangun kesalehan pribadi. Ia mengajak jamaah menyambut Ramadan dengan kesiapan mental, lahir, dan batin.






0 Tanggapan
Empty Comments