Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Peringati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, SD Mugeb Hadirkan Psikiater 

Iklan Landscape Smamda
pwmu.co -
dr Adinda Istantina SpKJ mengisi program Orangtua Mengajar edisi spesial Hari Kesehatan Jiwa Sedunia di SD Mugeb. Peringati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, SD Mugeb Hadirkan Psikiater  (Sayyidah Nuriyah/PWMU.CO)

Kesehatan dan Gangguan Jiwa 

Pengertian kesehatan jiwa berdasarkan Kementerian Kesehatan RI pun dia ungkap. “Merupakan kondisi di mana individu memiliki kesejahteraan yang tampak dari dirinya yang mampu menyadari potensinya sendiri, memiliki kemampuan untuk mengatasi tekanan hidup normal pada berbagai situasi dalam kehidupan, mampu bekerja secara produktif dan menghasilkan, serta mampu memberikan kontribusi kepada komunitasnya,” ujarnya. 

Dinda lantas mencontohkan, kalau jiwanya sehat bisa melakukan aktivitas sehari-hari mulai makan, mandi, belajar, sekolah, melakukan hobi, ekstrakurikuler, dan lainnya. “Melakukan aktivitas dengan senang dan memberikan manfaat bagi orang lain,” imbuhnya. 

Selanjutnya, Dinda melontarkan pertanyaan pemantik, “Siapa yang menganggap gangguan jiwa itu tidak melulu gila?” Banyak siswa mengangkat tangan, artinya mereka mengetahui ada gangguan jiwa selain gila. 

Anindita Valentina Aqila, salah satu siswa kelas VI al-Amin, berani maju dan menyebutkan contoh gangguan jiwa lainnya. “Depresi dan stres,” jawab Valen, sapaan akrabnya. Karena berani maju dan menjawab, dia mendapat hadiah jilbab dari Dinda. 

Dinda lantas menegaskan, gila hanya sebagian kecil dari gangguan jiwa. “Itu golongan gangguan jiwa berat. Gangguan jiwa tidak sama dengan gila. Orang dengan gangguan jiwa tidak selalu gila. Orang gila pasti mengalami gangguan jiwa,” terangnya. 

“Gangguan jiwa merupakan perubahan fungsi jiwa yang menyebabkan perubahan emosi, pola piki, dan perilaku yang mengakibatkan orang itu terganggu dalam melakukan aktivitas sehari-hari dan produktif di lingkungan sosial,” ungkapnya. 

Iklan Landscape UM SURABAYA

Dinda lanjut bertanya, “Siapa yg suka marah-marah tanpa sebab?

Kalau emosi naik turun ketika mau menstruasi itu wajar. Karena pengaruh hormon. Asalkan saat kamu emosi harus tetap mengontrol, marahnya dialihkan ke hal positif seperti hobi.” 

Fatka mencengangkan juga Dinda ungkap di hadapan siswa kelas VI pagi itu, “Anak yang suka jahil berpotensi mengalami gangguan jiwa.” 

Baca sambungan din halaman 3: Siapa Saja yang Dapat Mengalami Gangguan Jiwa? 

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu