Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) dan Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) se-eks Karesidenan Surakarta menggelar konsolidasi organisasi dan rapat koordinasi di SMK Muhammadiyah 4 Boyolali pada Jumat (13/02/2026).
Agenda tersebut terhadiri oleh PDPM dan KOKAM Kabupaten Boyolali selaku tuan rumah, serta perwakilan dari Kabupaten Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Klaten, dan Kota Surakarta.
Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk mempererat sinergi sekaligus memperkuat koordinasi antar pimpinan daerah di kawasan Solo Raya.
Pembahasan Utama
Lebih lanjut, Koordinator PDPM Solo Raya, H Yusuf Aziz Rahma SPd MM menyampaikan salah satu pembahasan utama dalam forum tersebut. Yaitu persiapan Pelatihan Kader Baitul Arqam Madya (BAM) tingkat Jawa Tengah.
Ia berharap seluruh PDPM di wilayah Solo Raya dapat berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Mengingat, pelaksanaannya akan berlangsung di kawasan Solo Raya.
“Semoga PDPM se-Solo Raya bisa bersama-sama menyukseskan kegiatan ini karena menjadi tuan rumah di wilayah sendiri” ungkapnya.
Selain membahas agenda kaderisasi, forum juga menerima informasi terkait rencana Apel Siaga yang akan terselenggara oleh KOKAM Daerah Istimewa Yogyakarta.
KOKAM DIY mengajak KOKAM se-Solo Raya untuk turut mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen bersama.
“Mari kita dukung bersama. KOKAM DIY menegaskan komitmennya dalam menolak peredaran miras dan premanisme” ujar Aziz.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Boyolali, Mahmud Zaman, menyampaikan pesannya saat membuka acara.
Ia mengingatkan pentingnya semangat juang kader Pemuda Muhammadiyah di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.
Di samping itu, Mahmud turut menekankan bahwa kader harus cerdas membaca situasi serta mampu mengambil peran strategis.
“Fastabiqul khoirot di era sekarang bukan hanya berlomba dalam kebaikan, tetapi menjadi pelopor utama dalam setiap gerakan kebaikan” pesannya.
Ia juga menegaskan agar seluruh elemen organisasi menjaga kekompakan, ketertiban, dan keharmonisan dalam menjalankan roda gerakan.
“Organisasi harus tetap solid, tertib, dan rukun. Jaga nama baik persyarikatan” tegasnya.
Melalui konsolidasi ini, semoga soliditas dan koordinasi antar PDPM dan KOKAM se-Solo Raya semakin kuat. Sekaligus mempertegas peran Pemuda Muhammadiyah sebagai garda terdepan dalam dakwah serta amar makruf nahi munkar di tengah masyarakat.






0 Tanggapan
Empty Comments