Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Perpisahan Kelas XII Masela: Pesan Mendalam yang Penuh Makna

Iklan Landscape Smamda
pwmu.co -
Suasana Perpisahan Lokal MA Muhammadiyah 9 Lamongan (Masela) di Aula (Ahmad Rusdi/PWMU.CO)

PWMU.COMA Muhammadiyah 9 Lamongan (Masela) melaksanakan acara perpisahan lokal kelas XII pada hari Senin (05/05/2025). Perpisahan lokal ini dilangsungkan di Aula MA Muhammadiyah 9 Lamongan, acara itu dihadiri seluruh dewan guru dan siswa-siswi kelas XII. Agenda tahunan kali ini mengusung tema “Datang dan Pergi itu Biasa, Kepergianmu Luar Biasa.”

Wakil Direktur PA/PP Al Mizan Muhammadiyah Lamongan, Ustadz Suwito MPdI dalam pidato iftitahnya memberikan apresiasi terhadap tema tersebut. “Tema itu memanglah benar dan sesuai sunnah Tuhan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ustadz kondang itu menjelaskan bahwa perjalanan hidup manusia itu selalu berubah sebagaimana sifat air hujan yang turun ke bumi, sebentar bertemu lalu berpisah. Hidup manusia itu bagi Suwito juga penuh dinamika, sebagaimana sifat air yang selalu membasahi setiap yang menyentuhnya.

“Manusia kadang suka kadang pula berduka dan begitulah seterusnya. Oleh sebab itu yang namanya pertemuan meniscayakan perpisahan, Pungkasnya,” pungkasnya.

Pesan Mendalam dari Para Pendidik

Wakil Wali Kelas XII, Ahmad Rusdi SPdI dalam kata sambutannya mengucapkan terima kasih sekaligus meminta maaf. Ia menitipkan dua pesan kepada siswa kelas XII.

“Pesan pertama, jangan pernah berhenti belajar, karena berhenti belajar berarti berhenti memaknai hidup. Pesan kedua, jadilah manusia yang terpelajar sekaligus terdidik. Dalam hal ini, Bapak/Ibu Guru tidak ingin kalian hanya cerdas dalam ilmu pengetahuan tetapi kekurangan budi pekerti. Jadilah orang pintar yang berkeadaban,” katanya.

Kepala Masela, Anton Wahyudin MPd dalam perpisahan lokal juga turut berpesan kepada para siswa, “Jika kalian ingin sukses dunia akhirat, jaga salat wajib lima waktu. Salat itulah yang akan menjadi pendorong kalian semangat belajar dan dari belajar itulah kalian akan menapaki tangga kesuksesan” Pesannya.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Dalam amanah khususnya, Direktur PA/PP Al Mizan, Ustadz Mujianto M.Pd.I menyampaikan pesan mendalam. “Jika ilmu terus bertambah namun tidak diiringi dengan kebaikan, itu pertanda seseorang justru semakin jauh dari Tuhannya,” ungkapnya. Ia menekankan, ilmu seharusnya membawa perubahan positif dalam diri dan menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah.

Simbol Kapal: Metafora Perjalanan Belajar

Abdullah Alif Dzulkarnain, salah satu siswa kelas 12, mewakili teman-temannya menyampaikan kesan dan pesan dalam acara perpisahan “Saya dan teman- teman selama belajar di MA Muhammadiyah 9 Lamongan ibarat menumpang sebuah kapal, dan kapal yang kami tumpangi telah sampai dermaga, kami ucapkan terimakasih kepada nahkoda dan awaknya,” ujar Alif, sapaan akrabnya.

Ia melanjutkan kisah simbolis itu dengan pesan dari sang nahkoda. “Setelah kami turun dari kapal, beliau berpesan, ‘Mengembaralah ke mana kalian suka. Jadilah orang sukses di luar sana. Tapi jangan lupakan kapal sang nahkoda.’” Serentak, para ‘penumpang’ menjawab, “Bila ada sumur di ladang, bolehlah kami menumpang mandi. Bila ada umur panjang, bolehlah kita bertemu lagi,” kenangnya penuh haru. (*)

Penulis Ahmad Rusdi Editor M Tanwirul Huda

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡