Seratusan murid dari MAM 8 Takerharjo dan MAM 11 Kranji menyelenggarakan kegiatan persahabatan bertema “Raih Sportivitas demi Menjalin Solidaritas Tanpa Batas” pada Kamis (13/11/2025), mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB.
Pagi itu, sekitar empat puluh murid MAM 8 Takerharjo berkumpul di halaman madrasah bersama kepala madrasah dan guru. Ketua IPM, M. Aiga Saputra, mengatur barisan apel keberangkatan. Pembina apel, Kunawi, memberikan pesan agar seluruh peserta menjadi rahmat bagi semesta dan menjauhi perbuatan merusak.
Doa perjalanan darat dipimpin guru fikih, memohon keselamatan selama keberangkatan. Dua mobil colt bak kemudian membawa rombongan menuju lokasi kegiatan, dan mereka tiba dengan selamat pukul 08.00 WIB.
MAM 11 Kranji menyambut tamu dengan budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun), menciptakan suasana ramah. Acara dilanjutkan di aula, dipandu dua siswa menggunakan bahasa Arab dan Inggris.
Pembacaan al Quran, menyanyikan Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah, dan Mars IPM turut mengawali rangkaian kegiatan. Ketua IPM serta Kepala Madrasah, Sri Ismanifah, mengajak seluruh peserta membangun ukhuwah, karena sesungguhnya orang mukmin adalah saudara.
Bermacam-macam Agenda
Rangkaian hiburan yang meliputi seni tari, nyanyian, dan beladiri turut memeriahkan suasana. Naily Itqiyana menampilkan jurus Tapak Suci, diikuti nyanyian dari Anggun Aurayni Arifin dan Labib Dhabit Al Farisi, serta tari saman oleh siswi MAM 11 Kranji.
Berlanjut ke lapangan, peserta mengikuti pertandingan voli, badminton, futsal, tenis meja, hingga gobak sodor. Semua berlangsung dengan menjunjung sportivitas tanpa saling mengejek atau meremehkan, sesuai nilai-nilai akhlak yang ditanamkan guru.
Gobak sodor dan tarik tambang menjadi permainan yang meriah dan mengasah kekuatan, strategi, serta kerja sama tim. Lomba ambil koin di air dan tepung juga menarik perhatian, diikuti Muhammad Dany Nasrullah dengan aturan tangan di belakang punggung.
Selain itu, lomba senam dipimpin Bunga Ayu Lestari dan Dewi Cahya Oktaviani. Seluruh peserta berusaha menghindari prasangka buruk dan saling menyalahkan, sebagaimana pesan moral yang terus ditanamkan.
Saat azan zuhur berkumandang, seluruh peserta beristirahat untuk salat dan makan. Menu yang disajikan beragam, mulai dari seafood, asem bandeng, kare ayam, lodeh telur, tempe, hingga ragam buah dan minuman. Mereka kembali melanjutkan kegiatan setelah salat asar berjamaah.
Menjelang penutupan, acara kembali digelar di aula. Ketua IPM saling bertukar cendera mata, disusul sambutan wakil kepala madrasah yang menilai kegiatan ini sangat berkesan karena berlangsung tanpa gunjingan, permusuhan, maupun ucapan buruk. Semua berjalan dengan sopan, penuh kebaikan, dan saling memaafkan.
Di akhir acara, MAM 8 Takerharjo berpamitan. Seluruh murid dan guru kembali dalam keadaan baik, dengan harapan semakin rajin beribadah dan terus menjaga persaudaraan antarmadrasah. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments