Suasana Madrasah Diniyah (Madin) Islamiyah Ngaranggoannyar tampak berbeda pada 14–15 Maret 2026. Keceriaan dan semangat para santri memenuhi halaman madrasah saat Pesantren Ramadan perdana digelar. Kegiatan ini diselenggarakan oleh santri Praktik Dakwah Lapangan (PDL) Pondok Pesantren Al-Mizan sebagai penutup rangkaian pengabdian mereka di desa tersebut.
Program ini menjadi momen istimewa bagi Madin Islamiyah Ngaranggoannyar. Pasalnya, sejak madrasah ini berdiri, kegiatan Pesantren Ramadan belum pernah dilaksanakan sebelumnya. Kehadiran santri PDL Al-Mizan pun membawa warna baru dalam pembinaan keagamaan bagi para santri.
Mengusung tema “Menjadi Anak Hebat di Bulan Ramadan”, kegiatan ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai keislaman sekaligus menumbuhkan semangat belajar dan kebersamaan di kalangan santri.
Selama dua hari pelaksanaan, para santri mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang edukatif dan menyenangkan. Materi pertama membahas tentang pentingnya belajar berpuasa sejak usia dini, sementara materi kedua mengangkat tema cara menjadi anak yang saleh dan salehah. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif oleh para santri PDL sehingga mudah dipahami oleh para peserta.
Tidak hanya itu, suasana semakin meriah dengan berbagai lomba yang diselenggarakan panitia. Beberapa perlombaan yang diikuti para santri antara lain lomba mewarnai, estafet karet, estafet balon, serta lomba meniup bola. Kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan keceriaan, tetapi juga melatih kerja sama dan keberanian para santri.
Pengurus Madin Islamiyah, Najib, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada santri PDL Al-Mizan yang telah mengadakan kegiatan Pesantren Ramadan ini. Sejak madrasah ini berdiri, belum pernah ada kegiatan seperti ini. Alhamdulillah, berkat kehadiran santri PDL tahun ini Madin Islamiyah dapat melaksanakan Pesantren Ramadan,” ujarnya.
Bagi para santri PDL Al-Mizan, kegiatan ini juga menjadi pengalaman yang sangat berkesan. Selain menjadi puncak kegiatan dakwah mereka di Ngaranggoannyar, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk berbagi ilmu dan pengalaman kepada adik-adik santri.
“Kegiatan Pesantren Ramadan ini sangat berkesan bagi kami, karena menjadi puncak dari kegiatan PDL dan kami bisa berbagi ilmu dengan adik-adik di sini,” ungkap Qoyyum, salah satu peserta PDL.
Melalui kegiatan ini, para santri PDL berharap Pesantren Ramadan di Madin Islamiyah Ngaranggoannyar dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya. Selain menjadi sarana pembelajaran agama, kegiatan seperti ini juga mampu menumbuhkan semangat kebersamaan serta kecintaan anak-anak terhadap nilai-nilai Islam sejak dini. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments