Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Peserta Jambore SAR Muhammadiyah Ini Bawa Dagangan Cobek, Kreatif

Iklan Landscape Smamda
Peserta Jambore SAR Muhammadiyah Ini Bawa Dagangan Cobek, Kreatif
pwmu.co -
Peserta Jambore SAR Muhammadiyah Ini Bawa Dagangan Cobek, Kreatif. Liputan kontributor PWMU.CO Wonosobo Yohan.
Peserta Jambore SAR Muhammadiyah Ini Bawa Dagangan Cobek (Yohan/PWMU.CO)

Peserta Jambore SAR Muhammadiyah Ini Bawa Dagangan Cobek, Kreatif. Liputan kontributor PWMU.CO Wonosobo Yohan.

PWMU.CO – Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Jawa Tengah menggelar Jambore SAR Muhammadiyah di Waduk Wadaslintang Wonosobo, Kamis-Ahad (11-14/8/2022).

Puluhan kontingen sudah memulai memasuki kompleks SMK Muhammadiyah Wonosobo Jateng untuk melakukan registrasi pada event Jambore SAR Muhammadiyah 2022, Kamis (11/8/22).

Tanpa Meninggalkan Perjuangan untuk Keluarga

Pemandangan unik terjadi ketika puluhan kontingen telah hadir. Ada pendamping dari kontingen Magelang, Tri Susanto, turut hadir dengan membawa dagangan berupa cobek dari batu asli Muntilan. Dan juga ratusan pipo (sambungan rokok) yang di jual di kompleks SMK Muhammadiyah Wonosobo.

Kepada PWMU.CO, Tri Susanto menyampaikan pada prinsipnya ketika kita meninggalkan keluarga maka sebisa mungkin ada yang bisa kita berikan saat kita pulang nanti seberapapun jumlahnya.

“Jadi kita berjuang untuk Persyarikatan Muhammadiyah juga tanpa meninggalkan perjuangan untuk keluarga.” ungkapnya.

Puluhan cobek digelar dengan harga berkisar tiga puluh ribu rupiah sampai tujuh puluh ribu rupiah. Diameter delapan belas sampai tiga puluh centimeter. Sedangkan harga pipo berkisar lima puluh ribu rupiah sampai seratus dua puluh ribu rupiah, menyesuaikan dengan bahan dan keunikan.

“Cobek yang dibawa merupakan milik salah satu relawan MDMC Magelang yang memiliki kerajina cobek, sehingga pembayaran bisa menunggu penjualan. Sedangkan pipo adalah hasil kreativitas sendiri,” jelasnya.

Mandiri Operasional Kegiatan

Ide kreatif, lanjutnya, membawa dagangan ini bukan karena tidak adanya support dari Lazismmu maupun dari Pimpinan Daerah Muhammdiyaah (PDM) Magelang.

“Akan tetapi mengajarkan kepada kader untuk bisa mandiri dalam operasional kegiatan. MDMC Magelang mengirimkan lima personil yang semuanya adalah relawan pemula yang harapanya bisa menjadi contoh ketika kembali ke organisasi MDMC Magelang,” harapnya.

Sementara itu Ketua Panitia Jambore SAR Muhammadiyah EKo Satriyo menjelaskan pra acara Jambore SAR Muhammadiyah dimulai dengan sarasehan di halaman SMK Muhammadiyah Wonosobo. Kegiatan ini menghadirkan seluruh kontingen peserta jambore yang sudah hadir.

“Jambore SAR Muhammadiyah kali ini melibatkan lima puluh tim dengan tiga ratus lima puluh peserta. Dan tidak kurang dua ratus pendamping senior dari MDMC se-Indonesia,” terangnya. (*)

Co-Editor Sugiran. Editor Mohammad Nurfatoni.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu