Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

PKG Bojonegoro Gelar Purna Tugas Pengawas TK Sri Rejeki, Tangis Haru Warnai Perpisahan

Iklan Landscape Smamda
PKG Bojonegoro Gelar Purna Tugas Pengawas TK Sri Rejeki, Tangis Haru Warnai Perpisahan
Foto bersama purna tugas pengawas TK sri Rejeki,S.Pd,MM/pita Khoirunisa
pwmu.co -

Suasana haru dan penuh kekeluargaan mewarnai kegiatan purna tugas Pengawas TK Kecamatan Bojonegoro, Sri Rejeki, S.Pd., M.M. Kegiatan yang diselenggarakan Pusat Kegiatan Gugus (PKG) Kecamatan Bojonegoro tersebut berlangsung di Ria Resto, Jalan Srinayan 34, Bojonegoro, Jumat (3/9/2026).

Sebanyak 42 kepala TK se-Kecamatan Bojonegoro hadir dalam kegiatan yang dikemas sebagai bentuk apresiasi sekaligus ungkapan terima kasih atas pengabdian Sri Rejeki selama mendampingi dan membina lembaga-lembaga TK.

Acara diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan sambutan Ketua PKG Kecamatan Bojonegoro, Winarni, S.Pd. Ia menyampaikan ucapan selamat memasuki masa purna tugas sekaligus terima kasih atas bimbingan, arahan, dan pendampingan yang telah diberikan selama ini.

Menurutnya, kehadiran Sri Rejeki selama menjalankan tugas sebagai pengawas telah memberikan banyak kontribusi bagi perkembangan lembaga dan para kepala TK.

Sri Rejeki dalam sambutannya mengaku terharu mengikuti kegiatan tersebut. Air matanya tak terbendung ketika mengingat kebersamaan yang telah terjalin selama empat tahun terakhir.

“Menangis bukan karena mau purna tugas, tetapi karena kekeluargaan yang sudah dibangun. Kalian semua sudah seperti saudara, bahkan seperti anak-anak dan keluarga saya sendiri,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, selama menjadi pengawas dirinya selalu berusaha terlibat dalam berbagai kegiatan bersama para kepala TK. Ia juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan, terutama dalam penyampaian data dan laporan kegiatan.

“Mulai Sabtu sudah tidak perlu kirim kegiatan lagi,” ujarnya disambut tawa para peserta.

Sri Rejeki menyebut masa purna tugas sebagai babak baru dalam kehidupannya. Ia berharap dapat menikmati waktu bersama keluarga sekaligus mempersiapkan ibadah haji yang insyaallah akan dilaksanakan tahun depan.

“Mohon doanya agar Allah memberikan kelancaran sehingga saya dapat menjalankan ibadah haji dengan tertib dan baik sesuai tuntunan,” ungkapnya.

Perwakilan PKG sekaligus Kepala TK ABA Percontohan Bojonegoro, Dwi Anjarwati, menyampaikan pesan penuh haru. Ia mengatakan waktu kebersamaan bersama Sri Rejeki terasa begitu cepat berlalu.

“Bertahun-tahun Ibu telah membersamai kami. Bagi kami, Ibu bukan hanya seorang pengawas, tetapi juga seorang ibu, kakak, sahabat, dan pembimbing,” kata Dwi.

Dwi mengenang Sri Rejeki sebagai sosok yang tidak pernah lelah berkunjung dari satu TK ke TK lainnya untuk memberikan pendampingan.

SMPM 5 Pucang SBY

“Ibu tidak pernah lelah datang ke sekolah kami, dari satu TK ke TK lain, meski terik dan hujan. Bimbingan Ibu sangat berarti. Dari yang tadinya kami bingung administrasi, bingung membuat Kurikulum Merdeka, hingga kami bisa mandiri,” ujarnya.

Menurut Dwi, ketegasan Sri Rejeki dalam memberikan teguran selalu disertai kasih sayang. Begitu pula motivasi yang diberikan selama mendampingi para guru.

“Teguran Ibu yang tegas tetapi penuh kasih, motivasi Ibu yang selalu menguatkan, akan selalu kami ingat. Ketulusan, kedisiplinan, dan keikhlasan Ibu dalam bekerja menjadi teladan bagi kami semua para guru TK,” tuturnya.

Dwi menegaskan, purna tugas secara kedinasan tidak berarti berakhirnya hubungan kekeluargaan yang telah terjalin.

“Hari ini secara kedinasan Ibu purna tugas, tetapi secara kekeluargaan, jangan pernah putuskan silaturahmi dengan kami. Pintu sekolah kami selalu terbuka untuk Ibu,” pesannya.

Ia juga mendoakan agar masa purna tugas Sri Rejeki membawa kebahagiaan, kesehatan, dan keberkahan.

“Selamat memasuki masa purna tugas, selamat berkumpul penuh bersama keluarga tercinta. Semoga masa purna ini membawa kebahagiaan, kesehatan, dan keberkahan yang berlimpah. Pengabdian Ibu selama puluhan tahun mendidik anak bangsa akan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir,” kata Dwi.

Mewakili seluruh guru TK binaan, Dwi juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan selama berada dalam bimbingan Sri Rejeki.

“Kami, seluruh guru TK binaan, mohon maaf yang sebesar-besarnya jika selama dalam bimbingan banyak salah dan khilaf, tutur kata yang kurang berkenan. Terima kasih atas segala ilmu, jasa, dan kasih sayang Ibu. Kami akan selalu mengenang Ibu,” pungkasnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah. Suasana semakin hangat ketika para kepala TK berbagi cerita dan kenangan selama mendapatkan pendampingan Sri Rejeki.

Acara ditutup dengan foto bersama. Momen tersebut menjadi penanda kebersamaan sekaligus ungkapan kasih kekeluargaan yang telah terjalin selama empat tahun antara Sri Rejeki dan para kepala TK di Kecamatan Bojonegoro.

Revisi Oleh:
  • Satria - 03/10/2026 22:20
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu