Semangat Muhammadiyah dalam menghadirkan dakwah yang mencerahkan sekaligus memberdayakan masyarakat kembali diwujudkan melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) IMM Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS).
Melalui Program Digitarum (Digital Taruman), mahasiswa mendampingi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta masyarakat Desa Taruman, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan, untuk mengembangkan pemasaran digital berbasis marketplace.
Kegiatan yang berlangsung di Balai Latihan Kerja (BLK) Desa Taruman pada Minggu (12/7/2026) tersebut menghadirkan praktik Shopee Live sebagai puncak rangkaian pendampingan digitalisasi UMKM.
Program ini menjadi bagian dari ikhtiar Muhammadiyah dalam memperkuat ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital sekaligus menunjukkan peran aktif kader Muhammadiyah dalam menjawab tantangan transformasi digital.
Pendampingan DIGITARUM telah dimulai sejak 21 Juni 2026 melalui pengenalan platform digital seperti TikTok Shop dan Shopee sebagai media pemasaran produk UMKM.
Selanjutnya, pada 27 Juni 2026, peserta memperoleh pelatihan pembuatan akun Shopee sehingga memiliki toko digital yang siap digunakan untuk memasarkan produk secara daring.
Rangkaian kegiatan berlanjut pada 5 Juli 2026 dengan pelatihan strategi pemasaran digital dan pembuatan konten kreatif.
Peserta dibekali materi mengenai strategi promosi, teknik pemasaran digital, serta pembuatan foto dan video produk yang menarik guna meningkatkan daya saing produk lokal di marketplace maupun media sosial.
Sebagai puncak kegiatan, peserta mempraktikkan penjualan secara langsung melalui fitur Shopee Live.
Dengan pendampingan mahasiswa IMM Ahmad Dahlan UNIMUS, peserta belajar membangun komunikasi dengan calon pembeli, memanfaatkan berbagai fitur digital, serta menerapkan strategi penjualan secara langsung.
Antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa transformasi digital dapat menjadi salah satu solusi dalam memperkuat kemandirian ekonomi desa apabila didukung pendampingan yang berkelanjutan.
Ketua Tim Pelaksana PPK Ormawa IMM Ahmad Dahlan UNIMUS Tahun 2026, Aji Hildan Ferdiansyah, menegaskan bahwa Program DIGITARUM merupakan bentuk kontribusi nyata kader Muhammadiyah dalam memberdayakan masyarakat melalui inovasi dan teknologi.
“Melalui Program DIGITARUM, kami ingin mendampingi masyarakat Desa Taruman agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. Pendampingan ini tidak berhenti pada pelatihan, tetapi dilanjutkan dengan praktik nyata seperti Shopee Live sehingga peserta memperoleh pengalaman langsung dalam memasarkan produknya. Harapannya, kemampuan ini dapat terus dikembangkan secara mandiri dan memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujar Aji Hildan Ferdiansyah.
Program DIGITARUM mencerminkan komitmen Muhammadiyah dalam mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan kemanusiaan melalui gerakan pemberdayaan masyarakat.
Sinergi antara perguruan tinggi, organisasi otonom Muhammadiyah, dan masyarakat diharapkan mampu melahirkan inovasi yang berkelanjutan serta memperkuat ekonomi umat berbasis potensi lokal.
Melalui program tersebut, kader Muhammadiyah diharapkan terus menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat, tidak hanya melalui pembinaan spiritual, tetapi juga lewat pemberdayaan ekonomi, peningkatan literasi digital, dan penguatan kapasitas masyarakat menuju desa yang mandiri dan berkemajuan.





0 Tanggapan
Empty Comments