Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jawa Timur menggelar Workshop Digital Entrepreneur bagi UMKM binaan Aisyiyah se-Jawa Timur di Gedung Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Kamis (18/9/2025).
Kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi dengan Dinas Koperasi Jawa Timur sebagai tindak lanjut kerja sama PWA dengan 16 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Jawa Timur. Workshop bertujuan meningkatkan pengetahuan peserta tentang etika bisnis yang tepat serta strategi optimalisasi digital marketing.
Workshop menghadirkan dua narasumber utama. Materi pertama, Etika Berbisnis di Era Digital, disampaikan oleh Dr. Nurhayati Alwi, dosen UINSA sekaligus anggota Majelis Ekonomi PWA Jatim. Sementara materi kedua, Strategi Optimalisasi Digital Marketing, dibawakan oleh Dian Mukti Wicaksono, Business Director Elevasia.
Ketua PWA Jawa Timur, Rukmini Amar, menegaskan komitmen Aisyiyah untuk terus menguatkan kemandirian ekonomi perempuan. “Seorang perempuan harus memiliki keterampilan agar bisa berdaya, memiliki usaha, dan mampu bersedekah. Dari tangan perempuan, uang receh sisa belanja bisa menjadi pundi-pundi amal,” ungkapnya.
Rukmini juga berpesan agar perempuan bijak dalam memulai usaha. Ia mengingatkan untuk tidak tergiur iming-iming bonus atau membuka usaha besar tanpa bekal pengetahuan dan modal cukup. “Kalau mau jadi kaya jangan jadi PNS, tapi jadilah pengusaha. Mulailah dari menjadi reseller, ketika ilmunya sudah cukup dan modal memadai barulah buka usaha sendiri agar tidak tertipu,” ujarnya.
Sementara itu, Sri Andayani dari Dinas Koperasi Jawa Timur menekankan bahwa menjalankan usaha bukan sekadar memproduksi dan menjual produk, tetapi juga merupakan rangkaian proses yang harus dijalankan dengan prinsip integritas. “Integritas membangun kepercayaan dan reputasi yang baik di mata pelanggan maupun masyarakat. Jika integritas ini dipadukan dengan strategi pemasaran digital, maka hasilnya akan luar biasa,” jelasnya.
Workshop ini menjadi salah satu langkah strategis PWA Jawa Timur dalam mendorong lahirnya pengusaha perempuan yang tangguh, berdaya saing, dan berorientasi pada keberkahan usaha. (*)


0 Tanggapan
Empty Comments