Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Rapat sambil Wisata ala Emak-Emak Aisyiyah Laren Barat

Iklan Landscape Smamda
Rapat sambil Wisata ala Emak-Emak Aisyiyah Laren Barat
pwmu.co -
Rapat sambil wisata
Aktivis Aisyiyah dan NA Laren Barat di Masjid Ahmad Dahlan Sidayu. (Umi/PWMU.CO)

PWMU.CO– Rapat sambil wisata dilakukan aktivis Kumpulan Aisyiyah dan Nasiyatul Aisyiyah (KANA) se Laren Barat Lamongan. Kali ini jalan-jalan di Masjid Ahmad Dahlan Sidayu, Gresik, Ahad (27/3/22).

Acara ini sudah direncanakan sebelum pandemi, tapi bisa terlaksana Ahad lalu. Acara rapat pleno Aisyiyah se Laren Barat ini meliputi sembilan Ranting yaitu Ranting Durikulon, Centini Keduyung, Pesanggrahan, Mojoasem, Siser, Jabung, Sapan, dan Ranting Dateng.

Dari 9 Ranting itu hanya 7 Ranting yang aktif, karena ranting Mojoasem dan Ranting Siser minimnya anggota sehingga tidak hadir pada rapat kali ini. Hadir pada acara ini 22 peserta Pimpinan Cabang Aisyiyah.

Ninik Pujiati SPd, pemandu kegiatan, mengatakan, dipilih Masjid KH Ahmad Dahlan Sidayu Gresik sebagai tempat kunjungan karena tempatnya unik. Arsitektur masjidnya bagus dan ada miniatur Kakbah.

”Ada nilai sendiri, kami bisa membayangkan Kakbah yang dilengkapi maqam Ibrahim,” katanya.

Menurut dia, ibu-ibu Aisyiyah dan Nasiyatul Aisyiyah Laren Barat yang belum bisa ke tanah suci bisa membayangkan. ”Mudah-mudahan bisa ke tanah suci beneran,” ucapnya.

Penasihat KANA Liswati menyampaikan, kita berjuang dan dakwah lewat Aisyiyah mudah-mudahan terus semangat dengan kegiatan ini.

”Jika suatu saat  saya tidak ada, maka kalian sebagai penerus dan tetap semangat berjuang dalam ber-Aisiyiyah dan Nasiyatul Aisyiyah,” katanya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Menyampaikan pesan itu Liswati sampai meneteskan air mata. Ibu-ibu juga dibuat trenyuh sehingga ikutan berlinang air mata.

Ketua KANA Mariyatul Kiptiyah mengatakan, tidak ada gunanya ke sana-kemari kalau hanya ingin disanjung. ”Rapat dan wisata dakwah ini kita sudah mendapat izin dari suami. Suami ikhlas melepaskan kepergian kita untuk syiar agama,” katanya.

”Jadi kita pergi ke mana-mana itu nyaman, karena sudah dapat izin suami dan semoga kita termasuk istri yang salehah. Ibu yang baik adalah ibu yang mampu membagi waktu untuk berkarier dan berkarya,” ujarnya.

Karena dia berpesan berhati-hati. Harus pintar menghandel kegiatan di luar. Yang penting pekerjaan di rumah selesai. (*)

Penulis Umi Hanik  Editor Sugeng Purwanto

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu