Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Ratusan Siswa Mamumtaza ikut pembukaan Fortasi bersama SMKM 2 dan MTs M 1 di perguruan Muhammadiyah Tlogomas

Iklan Landscape Smamda
Ratusan Siswa Mamumtaza ikut pembukaan Fortasi bersama SMKM 2 dan MTs M 1 di perguruan Muhammadiyah Tlogomas
Ratusan Siswa Mamumtaza ikut pembukaan Fortasi bersama SMKM 2 dan MTs M 1 di perguruan Muhammadiyah Tlogomas
pwmu.co -

Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Jawa Timur, Prof. Dr. Khozin, M.Si, membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan Forum Ta’aruf Siswa (FORTASI) Tahun Pelajaran 2026/2027 di Perguruan Muhammadiyah Tlogomas, Kota Malang, Senin (13/7/2026).

Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 1.000 peserta didik baru dari MTs Muhammadiyah 1 Malang, SMK Muhammadiyah 2 Malang, dan MA Muhammadiyah 1 Malang.

Dalam sambutannya, Prof. Khozin menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh siswa baru yang bergabung di lingkungan Perguruan Muhammadiyah Tlogomas. Ia menegaskan bahwa siswa Muhammadiyah harus memiliki karakter yang membedakan mereka dari siswa sekolah lain.

Prof. Khozin menjelaskan sedikitnya ada tiga karakter utama yang harus dimiliki setiap siswa Muhammadiyah.

Pertama, unggul dalam akhlak, moral, etika, dan spiritualitas.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari akhlak mulia yang dimiliki peserta didik. Kejujuran menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter.

Ia juga menegaskan bahwa tugas guru bukan sekadar mengajar, melainkan membentuk karakter peserta didik agar menjadi pribadi yang berintegritas.

Kedua, unggul dalam intelektual.

Siswa Muhammadiyah diharapkan menjadi generasi yang cerdas, berwawasan luas, dan memiliki intelektualitas yang berlandaskan nilai-nilai agama.

Ketiga, unggul dalam pengabdian dan pelayanan.

Menurut Prof. Khozin, siswa Muhammadiyah harus memiliki kepedulian sosial dengan membantu masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, organisasi otonom Muhammadiyah seperti Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Hizbul Wathan (HW), dan Tapak Suci menjadi bagian penting dalam pembinaan karakter.

SMPM 5 Pucang SBY

Ia menjelaskan bahwa Tapak Suci tidak hanya melatih kemampuan bela diri, tetapi juga menanamkan nilai sportivitas, disiplin, dan semangat melayani. Melalui berbagai organisasi tersebut, siswa dibiasakan untuk berkontribusi dengan tenaga, pikiran, maupun kemampuan lainnya.

Pada kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa penguasaan bahasa asing, khususnya bahasa Inggris, menjadi bekal penting bagi siswa untuk mampu bersaing di tingkat global.

Ketua Komite MA Muhammadiyah 1 Malang menegaskan bahwa kemampuan bahasa asing menjadi salah satu kompetensi yang harus terus dikembangkan oleh peserta didik.

Sementara itu, Ketua SPMB, Slamet Riadi, menjelaskan bahwa pada Tahun Pelajaran 2026/2027 MA Muhammadiyah 1 Malang (Mamumtaza) siap bekerja sama dengan orang tua dalam membentuk peserta didik yang berakhlakul karimah sekaligus unggul secara intelektual.

Pernyataan tersebut juga telah disampaikan kepada siswa dan wali murid saat tes pemetaan pada Selasa (7/7/2026).

Menurut Slamet, peserta didik yang diterima memiliki latar belakang yang sangat beragam, baik dari sisi ekonomi keluarga maupun asal sekolah, mulai dari MTs, SMP, hingga pondok pesantren.

Untuk mendukung visi tersebut, madrasah telah menyiapkan berbagai program unggulan, salah satunya Inspire Class sebagai persiapan menuju kelas internasional.

Program tersebut mengembangkan pembelajaran dalam tiga bahasa, yaitu bahasa Inggris, bahasa Arab, dan bahasa Jepang.

Selain itu, pembentukan karakter diperkuat melalui berbagai program pembiasaan, seperti shalat dhuha, tadarus Al-Qur’an, zikir, kedisiplinan, serta penanaman nilai kejujuran dalam kehidupan sehari-hari.

SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu