Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kenalkan Sejarah Sejak Dini, Ratusan Siswa SD Muhammadiyah 22 Surabaya Ikuti Outdoor Learning ke Museum Mojopahit Trowulan

Iklan Landscape Smamda
Kenalkan Sejarah Sejak Dini, Ratusan Siswa SD Muhammadiyah 22 Surabaya Ikuti Outdoor Learning ke Museum Mojopahit Trowulan
Keterangan foto: Siswa SD Muhammadiyah 22 Surabaya mengunjungi Museum Mojopahit Trowulan Mojokerto. (Yuda/PWMu)
pwmu.co -

Sebanyak 238 siswa SD Muhammadiyah 22 Surabaya mengikuti kegiatan Outdoor Learning bertajuk “Kunjungan Edukatif ke Museum Mojopahit Trowulan Mojokerto dengan Menggunakan Kereta Api Commuter”.

Kegiatan yang mengusung tema “Belajar, Berpetualang, dan Mengenal Sejarah melalui Pengalaman Nyata” tersebut berlangsung selama tiga hari, Selasa hingga Kamis (29 September–1 Oktober 2026).

Untuk menjaga efektivitas dan kenyamanan belajar siswa, kegiatan dilaksanakan dalam tiga gelombang pemberangkatan.

Gelombang pertama berlangsung Selasa (29/9/2026) dan diikuti 73 siswa kelas 4 dengan 11 guru pendamping. Total peserta pada gelombang ini sebanyak 84 orang.

Gelombang kedua berlangsung Rabu (30/9/2026), diikuti 88 siswa kelas 5 dengan 12 guru pendamping. Jumlah peserta mencapai 100 orang.

Sementara gelombang ketiga berlangsung Kamis (1/10/2026), dengan peserta 77 siswa kelas 6 dan 11 guru pendamping. Total peserta sebanyak 88 orang.

Secara keseluruhan, kegiatan tersebut diikuti 238 siswa kelas 4 hingga 6 bersama 34 guru pendamping.

Menariknya, seluruh peserta menempuh perjalanan menuju lokasi menggunakan moda transportasi umum Kereta Api Commuter Line. Penggunaan transportasi umum tersebut memberikan pengalaman tersendiri bagi siswa untuk belajar tertib, mandiri, sekaligus beradaptasi dengan fasilitas umum.

Kepala SD Muhammadiyah 22 Surabaya, Listianah, S.E.I., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan mengajak siswa belajar di luar kelas secara langsung. Dengan demikian, materi sejarah dan kebudayaan tidak hanya dipelajari sebagai teori di dalam buku.

SMPM 5 Pucang SBY

“Tujuan utama dari outdoor learning ini adalah memberikan pengalaman belajar kontekstual kepada siswa. Melalui kunjungan ke Museum Mojopahit Trowulan, kami ingin para siswa dapat melihat secara langsung peninggalan bersejarah bangsa kita,” ungkap Listianah.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadap sejarah serta kebudayaan Indonesia sejak usia dini.

“Harapan kami, anak-anak tidak hanya merasa senang karena berpetualang dan naik kereta api bersama teman-temannya, tetapi juga tumbuh rasa nasionalisme, kebanggaan terhadap warisan sejarah kejayaan Majapahit, serta melatih kemandirian dan rasa kebersamaan selama perjalanan,” pungkasnya.

Selama berada di Museum Mojopahit Trowulan, para siswa diajak mengamati berbagai artefak bersejarah, prasasti, dan peninggalan Kerajaan Majapahit.

Para siswa juga mencatat informasi penting dengan didampingi guru dan pemandu museum. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran agar siswa dapat menghubungkan materi yang dipelajari di kelas dengan peninggalan sejarah yang mereka lihat secara langsung.

Melalui kegiatan Outdoor Learning ini, SD Muhammadiyah 22 Surabaya berharap siswa memperoleh pengalaman belajar yang berkesan dan menyenangkan sekaligus semakin mengenal sejarah serta kebudayaan Indonesia.

Revisi Oleh:
  • Satria - 29/09/2026 19:09
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu