Suasana khidmat dan penuh harap menyelimuti siswa kelas XII SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita). Usai melaksanakan salat zuhur berjamaah, ratusan siswa bersama civitas sekolah menggelar doa bersama sebagai ikhtiar spiritual menjelang pengumuman Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Selasa (31/3/2026) sore.
Kegiatan ini diikuti siswa pendaftar jalur SNBP, didampingi guru, wali kelas, serta jajaran pimpinan sekolah. Doa bersama menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan mental setelah mereka melalui proses panjang selama menempuh pendidikan di Smamita.
Direktur Smamita, Edwin Yogi Laayrananta, M.I.Kom., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud keseimbangan antara ikhtiar lahir dan batin. Ia menegaskan para siswa telah berjuang maksimal melalui prestasi akademik maupun nonakademik, serta pendampingan intensif dari sekolah.
“SNBP bukan sekadar seleksi masuk perguruan tinggi, tetapi juga proses pembelajaran tentang kesungguhan, kejujuran, dan tawakal. Kami ingin siswa Smamita tetap tenang, percaya diri, dan siap menerima hasil terbaik,” ujarnya.
Doa dipimpin Wakil Kepala Ismuba, Ustadz Miftahol Jannah, S.Ag., M.Pd. Suasana khusyuk tampak ketika para siswa menundukkan kepala, bahkan sebagian meneteskan air mata, larut dalam doa dan harapan agar usaha mereka membuahkan hasil terbaik.
Salah satu siswa Excellent Class XII-1, Puti Khalilah Reihana, mengaku kegiatan tersebut memberikan ketenangan dan menumbuhkan optimisme.
“Setelah berusaha selama tiga tahun, doa bersama ini membuat kami lebih siap dan ikhlas menunggu hasil terbaik sore nanti,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kebersamaan dalam doa membuat para siswa tidak merasa sendiri dalam menghadapi momen penting tersebut. Dukungan dari guru, orang tua, dan seluruh civitas sekolah menjadi sumber semangat untuk menerima apa pun hasilnya dengan lapang dada dan penuh syukur.
Momentum ini juga menjadi bagian dari pembentukan karakter religius dan mental tangguh bagi siswa Smamita. Doa bersama diharapkan mampu menguatkan langkah mereka dalam meraih cita-cita dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments