Pelatihan Dai Pelajar Muhammadiyah (PDPM) 1 yang digelar pada 6-8 Maret 2026 di Merauke menjadi momentum penting regenerasi dai muda. Kegiatan yang diinisiasi alumni Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama Panti Asuhan Al-Kautsar ini mendorong lahirnya dai pelajar yang kreatif, ilmiah, dan relevan di Papua Selatan.
Mengusung tema bernas “Ilmu Amaliyah, Dakwah Ilmiyah,” agenda ini bukan sekadar pelatihan orasi biasa. Bertempat di Perguruan Muhammadiyah Merauke, acara ini mencatatkan sejarah sebagai perkaderan dai pelajar perdana di Merauke yang terafiliasi langsung dengan Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Merauke.
Sentuhan berbeda terasa dalam kurikulum pelatihan waktu itu. Sang inisiator, Dolly Riri Ramadhanu Jamel Sutiyan, S.Ag., yang merupakan alumni Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) angkatan 2025, membawa perspektif baru dalam dunia dakwah pelajar.
Peserta tak hanya digembleng mengenai adab dan retorika di atas podium, tetapi juga diajak mengeksplorasi dakwah sesuai minat dan bakat masing-masing. Puncaknya terjadi pada malam kedua dalam sesi “Unjuk Karya Dakwah”.
Di sini, para calon dai muda diberikan panggung untuk mengekspresikan pesan-pesan Islam melalui berbagai bidang keahlian, menjadikan dakwah terasa lebih segar dan relevan bagi generasi muda.
“Alhamdulillah atas terselenggaranya acara Dai Pelajar perdana ini, semoga memberi dampak positif di kemudian hari. Terima kasih atas segala dukungan dari berbagai pihak, dan mohon maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelatihan ini,” ujar Dolly, Sabtu (28/3/2026).
Pentingnya momentum ini terlihat dari deretan tokoh yang hadir memberikan dukungan moril. Tampak hadir Suwarna S.Pd M.Pd. (Sekretaris Umum PWM Papua Selatan), Rini Lestari S.Pdn (Ketua PWA Papua Selatan), Drs. H. Jayadi MT, Ketua PDM Merauke, serta Sukiyem S.Pd (Ketua PDA Merauke.
Mereka turut memberikan dukungan pula para Kepala Sekolah SMP/SMA Muhammadiyah se-Kota Merauke, Ketua PD IPM Merauke, hingga jajaran pengasuh Panti Asuhan Al-Kautsar.
Ketua PDM Merauke, Drs. H. Jayadi MT, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya PDPM 1 ini. Ia menegaskan inisiatif ini adalah jawaban atas kebutuhan regenerasi di tubuh persyarikatan.
“Acara ini sangat bagus dan baik untuk penunjang serta regenerasi dai ke depannya. Diinisiasi oleh Ustaz Dolly, diharapkan kegiatan ini akan memberikan hasil yang nyata dan positif bagi kemajuan dakwah kita,” ungkapnya.
Melalui PDPM 1, Merauke kini memiliki tunas-tunas baru yang siap menyebarkan syiar Islam dengan cara yang cerdas (ilmiyah) dan nyata (amaliyah). Keberhasilan acara ini membuktikan bahwa jarak geografis bukan halangan untuk melahirkan inovasi dakwah yang progresif.
Semangat yang berkobar dari Perguruan Muhammadiyah Merauke ini menjadi sinyal kuat bahwa masa depan dakwah di Papua Selatan berada di tangan generasi yang kreatif, beradab, dan berwawasan luas. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments