Remaja Masjid (Remas) At-Taqwa Pandan menjadi panitia zakat fitrah, Kamis (19/3/2026). Para Remas tersebut dipercaya oleh takmir masjid untuk menjadi panitia pengelolaan zakat dari warga yang menyalurkan zakat fitrahnya. Mereka melakukan pencatatan, penerimaan zakat, penimbangan, pengepakan, dan pentasyarufan zakat kepada fakir miskin.
Kegiatan berlangsung di masjid At-Taqwa yang berlokasi di Jalan Raya Pandan Genteng Banyuwangi. Salah satu takmir masjid At-Taqwa, Mohammad Ali Arifin menyampaikan tentang kepanitiaan zakat ini.
“Kami, takmir telah mendelegasikan amanat pengelolaan zakat fitrah ini kepada remaja masjid,” ujarnya.
Menurutnya, hal itu sebagai bentuk pengkaderan takmir kepada generasi muda, khususnya Remas dengan mengurusi zakat fitrah di masjid At-Taqwa ke depannya. Kepada jemaah dihimbau agar menyalurkan zakatnya satu hari sebelum Hari Raya Idulfitri yang jatuh pada hari Jumat (20/3/2026).
Posko zakat mulai dibuka pukul 8.00 WIB, di serambi masjid dan akan ditutup hingga menjelang sore hari. Selanjutnya beras zakat distribusikan kepada fakir miskin, terutama yang berada di sekitar lingkungan masjid. Namun, jika masih ada para muzaki yang menunaikan zakatnya pada malam hari, panitia tetap siap melayani dan mentasyarufkannya kepada fakir miskin.
Pelaksanaan pentasyarufan zakat berlangsung dengan lancar dan tertib. Para Remas tersebut melakukan tugasnya dengan semangat. Mereka membagikan zakat ke rumah-rumah warga dengan menggunakan kendaraan roda tiga.
Ketua Remas masjid At-Taqwa, Senator Iven Budianto menyampaikan hasil penghimpunan zakat dari warga.
“Alhamdulillah, jumlah beras zakat fitrah terkumpul 947 kg. Semuanya telah dibagikan kepada yang berhak menerima,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa pada tahun ini terjadi banyak kenaikan perolehan jumlah beras zakat jika dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya 400-an. Artinya, semakin banyak warga yang menyalurkan zakatnya melalui panitia zakat di masjid At-Taqwa Pandan.
Melalui pentasyarufan beras zakat fitrah ini, diharapkan dapat meringankan beban fakir-miskin, sehingga mereka juga dapat merayakan Hari Raya Idulfitri bersama dengan warga yang lain. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments