Suasana hangat penuh nostalgia menyelimuti halaman SMA Muhammadiyah 1 Babat dalam gelaran Reuni Akbar Alumni yang digelar Kamis (26/3/2026). Kegiatan yang dihadiri sekitar 500 alumni lintas generasi ini menghadirkan Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya, Prof. Dr. Mundakir, S.Kep., Ns., M.Kep. FISQua, sebagai keynote speaker.
Para peserta reuni datang dari berbagai angkatan, mulai dari lulusan tahun 1970-an, 1980-an, 1990-an, hingga 2000-an. Hadir pula jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Babat, para mantan kepala sekolah, serta guru-guru senior yang telah purna tugas.
Menariknya, lokasi acara yang berada di halaman sekolah telah didesain menyerupai dome, sehingga mampu menampung seluruh alumni yang hadir dengan suasana yang nyaman dan penuh keakraban.
Dalam sambutannya, Mundakir yang juga merupakan alumni SMA Muhammadiyah Babat, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada panitia serta pihak sekolah atas terselenggaranya reuni tersebut.
“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia reuni dan SMA Muhammadiyah 1 Babat yang telah memfasilitasi kegiatan ini dengan sangat baik,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan penghormatan mendalam kepada para guru yang telah berjasa dalam membentuk karakter dan perjalanan hidup para alumni.
“Kami menghaturkan hormat dan takzim kepada para guru yang telah mendidik kami hingga menjadi pribadi yang mampu berperan di masyarakat. Semoga para guru selalu diberikan kesehatan, rezeki yang berkah, dan kebahagiaan dalam menjalani kehidupan,” tuturnya.

Spirit 3R-CBI: Re-Connect, Re-Build, Re-Impact
Dalam keynote speech-nya, Prof. Mundakir mengajak seluruh alumni untuk memaknai reuni tidak sekadar ajang temu kangen, tetapi sebagai momentum strategis untuk memperkuat kontribusi bagi almamater. Ia merumuskan gagasan tersebut dalam konsep 3R-CBI.
1. Re-Connect
Menurutnya, reuni harus menjadi sarana untuk menyambung kembali tali silaturahmi antaralumni yang selama ini terpisah oleh jarak dan kesibukan.
“Reuni ini seyogianya menjadi momentum untuk memperkuat identitas kita sebagai alumni SMA Muhammadiyah 1 Babat. Alumni yang tersebar di berbagai daerah dengan latar belakang profesi yang beragam adalah kekuatan besar jika mampu bersinergi dan berkolaborasi,” jelasnya.
Dia menuturkan, bahwa menyambung silaturahmi bukan hanya kebutuhan sosial, tetapi juga bagian dari ajaran agama yang memiliki nilai keberkahan.
2. Re-Build
Lebih lanjut, Prof. Mundakir menekankan pentingnya membangun kembali hubungan yang mungkin sempat terputus.
“Reuni menjadi media untuk membangun kembali relasi yang mungkin selama ini terlupakan. Lebih dari itu, ini juga menjadi peluang untuk meningkatkan kapasitas diri, baik dalam dunia usaha, pekerjaan, maupun proyek-proyek masa depan,” ungkapnya.
Ia mengajak alumni untuk menjadikan jaringan yang terbangun sebagai modal sosial dalam mengembangkan potensi bersama.
3. Re-Impact
Pada poin terakhir, Mundakir menyoroti pentingnya kontribusi nyata alumni terhadap kemajuan sekolah.
“Hubungan antara sekolah dan alumni tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mengandung nilai, spirit, karakter, dan budaya yang telah membentuk kepribadian kita,” tegasnya.
Dia mencontohkan sekolah-sekolah besar, baik di dalam maupun luar negeri, tidak lepas dari peran aktif para alumninya.
“Momentum reuni ini harus menjadi refleksi bagi kita, sejauh mana kontribusi yang sudah kita berikan untuk almamater,” imbuhnya.

Peran Nyata Alumni untuk Sekolah
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Mundakir juga memaparkan berbagai bentuk kontribusi yang dapat dilakukan alumni, di antaranya membantu perekrutan siswa baru, menjadi orang tua asuh bagi siswa kurang mampu, memberikan donasi atau beasiswa, hingga mendukung pengembangan sarana dan prasarana pembelajaran.
“Jika alumni bergerak bersama, maka SMA Muhammadiyah Babat akan menjadi sekolah yang semakin maju dan berdaya saing tinggi,” tandasnya.
Reuni akbar ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga ruang konsolidasi lintas generasi. Canda, tawa, dan cerita masa lalu berpadu dengan semangat baru untuk membangun masa depan almamater.
Dengan semangat kebersamaan yang terbangun, para alumni berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan sebagai wadah mempererat ukhuwah sekaligus memperkuat kontribusi nyata bagi sekolah tercinta. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments