Sebanyak 50 siswa SD Muhammadiyah 2 Krian mengikuti kegiatan Rihlah Pesantren di SMP Muhammadiyah Jazaul Ihsan Jombang, Rabu (23/9/2026). Kegiatan ini menjadi sarana bagi siswa untuk mengenal lebih dekat kehidupan pesantren sekaligus memperoleh pengalaman belajar yang menanamkan nilai kedisiplinan, kemandirian, dan kebersamaan.
Rombongan SD Muhammadiyah 2 Krian disambut Kepala Pondok AMM Qurrota A’yun bersama keluarga besar SMP Muhammadiyah Jazaul Ihsan Jombang. Penyambutan berlangsung hangat dan penuh keakraban.
Setelah penyambutan, kegiatan dilanjutkan dengan makan siang bersama. Selain menjadi waktu untuk beristirahat, kegiatan tersebut memberikan pengalaman kepada siswa mengenai suasana kebersamaan yang menjadi bagian dari kehidupan di lingkungan pesantren.
Selanjutnya, peserta mengikuti pembukaan dan pengenalan program pendidikan serta kepesantrenan SMP Muhammadiyah Jazaul Ihsan Jombang. Para siswa diperkenalkan dengan berbagai aktivitas pembinaan santri, program pendidikan, serta kegiatan yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari di pesantren.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Para siswa mengikuti setiap rangkaian dengan penuh perhatian dan rasa ingin tahu. Mereka juga mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi secara langsung dengan lingkungan pesantren.
Strategi Pengenalan Pesantren
Ketua panitia Furqon mengatakan, kegiatan Rihlah Pesantren merupakan bagian dari strategi pengenalan program sekaligus penerimaan santri baru SMP Muhammadiyah Jazaul Ihsan Jombang tahun ajaran 2027/2028.
“Rihlah Pesantren SD Muhammadiyah 2 Krian di SMP Muhammadiyah Jazaul Ihsan Jombang ini merupakan bagian dari strategi penerimaan santri baru tahun ajaran 2027/2028,” ujarnya.
Menurutnya, melalui kegiatan tersebut para siswa tidak hanya memperoleh informasi mengenai pesantren, tetapi juga mendapatkan pengalaman secara langsung tentang kehidupan santri.
“Kami berharap para siswa mendapatkan pengalaman positif sekaligus tumbuh ketertarikannya untuk mengenal lebih jauh dunia pesantren dan menjadi bagian dari keluarga besar SMP MBS Jazaul Ihsan Jombang,” tambahnya.
Furqon menjelaskan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi dan sinergi antarlembaga pendidikan Muhammadiyah.
“Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi dan sinergi antarlembaga pendidikan Muhammadiyah. Kami ingin menghadirkan pengalaman belajar yang kontekstual, sehingga para peserta dapat mengenal secara langsung lingkungan pesantren dan merasakan suasana kehidupan santri,” jelasnya.
Rangkaian Rihlah Pesantren ditutup dengan room tour. Para siswa diajak berkeliling melihat berbagai fasilitas dan ruang yang digunakan untuk kegiatan pendidikan maupun kehidupan sehari-hari para santri.
Melalui kegiatan tersebut, siswa mendapatkan gambaran secara langsung tentang lingkungan belajar, fasilitas pesantren, serta aktivitas yang akan mereka jalani ketika melanjutkan pendidikan di lingkungan pesantren.
Rihlah Pesantren ini menjadi lebih dari sekadar kegiatan kunjungan. Pertemuan antara siswa SD Muhammadiyah 2 Krian dan lingkungan SMP Muhammadiyah Jazaul Ihsan Jombang menjadi pengalaman pendidikan yang mempertemukan peserta didik dengan kehidupan pesantren secara langsung. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments