Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) mulai membawa hasil riset varietas tebu unggul ke dunia industri. Kampus tersebut menandatangani nota kesepahaman dengan PT Pabrik Gula Candi Baru, Jalan Raya Candi Nomor 10, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo (Jumat, 18/9/2026) untuk mengembangkan dan memanfaatkan hasil penelitian tebu.
Nota kesepahaman ditandatangani Rektor UMG Prof. Dr. Khoirul Anwar, S.Pd., M.Pd., dan Direktur PT Pabrik Gula Candi Baru Arief Nursusanto, S.T.P.
Kerja sama tersebut berlaku selama lima tahun sejak ditandatangani. Ruang lingkupnya mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Selain itu, kedua pihak sepakat bekerja sama dalam produksi, penangkaran, sertifikasi, pelabelan, penyimpanan, pengangkutan, peredaran, serta pemanfaatan bahan tanaman tebu.
Riset Tidak Berhenti di Kampus
Prof. Khoirul Anwar mengatakan kerja sama tersebut menjadi bagian penting dari upaya kampus memastikan hasil penelitian dosen tidak berhenti di lingkungan akademik.
Menurut dia, hilirisasi riset menjadi salah satu amanat Kemendiktisaintek sekaligus bagian dari upaya menghadirkan kampus yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan dunia usaha.
“Penandatanganan nota kesepahaman ini menjadi tahap penting sekaligus evidence bahwa salah satu hasil riset dosen UMG mulai masuk ke dunia industri,” kata Khoirul.
Ia menyebut riset penciptaan varietas tebu baru unggul dengan ketuanya Prof. Dr. Ir. Setyo Budi, MS., telah melalui proses panjang.
Karena itu, kerja sama dengan pabrik gula menjadi momentum untuk membawa hasil penelitian tersebut ke tahap pemanfaatan yang lebih luas.
“Saya paham betul proses riset penciptaan varietas tebu baru unggul ini berlangsung dalam waktu yang tidak pendek. Semoga varietas hasil riset ini turut berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas tebu Pabrik Gula Candi Baru dan berdampak pada ketahanan pangan, khususnya sektor gula di Indonesia,” ujarnya.
Industri Membuka Ruang Kolaborasi
Direktur PT Pabrik Gula Candi Baru Arief Nursusanto mengatakan kerja sama dengan UMG sejalan dengan semangat peringatan HUT ke-115 perusahaan, yakni Synergy Beyond Boundaries, Jaya Sepanjang Masa. Dalam penandatanganan tersebut, hadir pula Komisaris PT Pabrik Gula Candi Baru Rusli Ramli.
Arief mengatakan posisi UMG di Gresik memiliki keterkaitan historis dengan wilayah kerja Pabrik Gula Candi Baru yang tidak hanya mencakup Sidoarjo.
“Secara historis, kampus UMG yang berlokasi di Gresik masuk wilayah kerja pabrik gula kami, selain Sidoarjo. Kami akan selalu membangun sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak,” katanya.
Ia berharap kolaborasi dengan UMG dapat menjadi salah satu model kerja sama yang mendorong inovasi di lingkungan industri gula, khususnya di Jawa Timur.
Menurut Arief, pengalaman perusahaan yang telah berusia 115 tahun menunjukkan bahwa inovasi dan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi bagian penting untuk menjaga keberlanjutan perusahaan.
“Inovasi, sinergi, dan kolaborasi dengan multistakeholder menjadi pondasi penting bagi sustainabilitas perusahaan kami serta berkontribusi pada ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Varietas Baru Menjadi Titik Temu
Peneliti UMG Prof. Dr. Ir. Setyo Budi, MS., mengatakan penandatanganan kerja sama tersebut menjadi bentuk apresiasi dunia industri terhadap proses penelitian varietas tebu baru yang telah dilakukan bersama tim.
Ia hadir bersama anggota tim peneliti varietas tebu Ir. Endah Sri Redjeki, M.P., M.Phil., Kepala Program Studi Agroteknologi Wiharyanti Nur Lailiyah, S.P., M.P., dan Dekan Fakultas Pertanian UMG Dr. Farikhah, S.Pi., M.Si., M.P.
“Alhamdulillah, setelah proses panjang penelitian penciptaan varietas baru tebu yang unggul, hari ini memperoleh apresiasi dari dunia industri, yaitu PT Pabrik Gula Candi Baru,” kata Setyo.
Ia berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman tingkat universitas. Menurutnya, tindak lanjut melalui Memorandum of Agreement (MoA) di tingkat fakultas perlu berjalan agar hasil riset benar-benar memberikan manfaat bagi kedua pihak.
“Semoga penandatanganan nota kesepahaman tingkat universitas dan MoA tingkat fakultas ke depan berjalan lancar dan memberi manfaat bagi kedua belah pihak,” ujarnya.
Kerja sama UMG dan PT Pabrik Gula Candi Baru mempertemukan kepentingan riset perguruan tinggi dengan kebutuhan industri.
Tim peneliti UMG kini memiliki ruang untuk mengembangkan dan menguji lebih lanjut varietas tebu unggul hingga dapat dimanfaatkan dalam industri gula.
Kolaborasi ini juga membuka peluang bagi hasil riset kampus untuk memberi kontribusi langsung terhadap peningkatan produktivitas tebu dan ketahanan pangan nasional.





0 Tanggapan
Empty Comments