Iklan SDM 4 Mudipat 2026

Rohman Budijanto Kupas Batasan Etis Headline Berita

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
Rohman Budijanto Kupas Batasan Etis Headline Berita
Rohman Budijanto dalam materi "Headline, Caption, dan Clickbait" Pelatihan Hukum Jurnalisme Siber PWM Jawa Timur, Sabtu (31/10/2026). Foto: Fauzul.
BANNER RSI AISYIYAH MALANG
pwmu.co -

Clickbait menjadi pembahasan menarik dalam dunia jurnalistik, tidak hanya masa dulu namun juga kini.

Tema tersebut juga yang menjadi pembahasan dalam Pelatihan Hukum Jurnalisme Siber, Sabtu (31/10/2026).

Pelatihan yang bertempat di Graha Umsida tersebut menghadirkan Dr Rohman Budijanto SH MH dalam materi “Headline, Caption, dan Clickbait”.

Di era sekarang, Rohman menyebut ada pergeseran dalam penulisan headline antara media konvensional dan digital.

Menurutnya, lanskap media kini telah berubah. Di mana judul bukan lagi sekadar ringkasan.

“Harus mampu membangkitkan rasa ingin tahu tanpa menyesatkan pembaca” tegasnya.

Hal tersebut, terangnya, berkaitan dengan faktor ekonomi yang menjadi kunci keberlanjutan media.

“Jika beritanya tidak diklik, maka manfaat ekonomi nyaris tidak ada” terangnya.

Lebih lanjut, Pak Roy, sapaan akrabnya, menyebut bahwa paradigma di Muhammadiyah umumnya berorientasi pada amal sebelum nilai ekonomi.

“Kerjanya Muhammadiyah itu penuh amal, dan setelah amal itu muncullah usaha yang menakjubkan. Intinya orang beramal dulu” tambahnya.

3 Batas Etis

Di sisi lain, Rohman turut membedah soal clickbait yang merupakan teknik untuk mengundang orang mengklik.

“Ini bukan teknik baru, tapi media lama juga pun sudah menggunakan” terang Rohman.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

Sebagai tantangan sentral dalam dunia jurnalistik, Rohman menyarankan agar judul jangan sampai selesai dan gunakan teknik pemancing yang baik.

“Usahakan berita itu diklik orang karena penasaran. Buat orang bertahan selama mungkin” tegasnya.

Tidak semua teknik pemancing klik dapat dibenarkan. Beberapa:

  1. Jangan menipu dengan judul yang tidak sesuai isi berita
  2. Hindari sensasionalisme berlebihan
  3. Pastikan informasi dalam judul tersedia dan dilihatkan di artikel

Yang bisa dilakukan, tuturnya, adalah headline harus menarik perhatian dan sesuai dengan substansi isi berita.

Kepada pwmu, Dosen UMM itu berpesan agar memikirkan rencana jangka panjangnya.

“Yang harus dipikirkan sekarang adalah bagaimana pwmu ini survive, makin besar. Apalagi baru saja diverifikasi faktual oleh dewan pers” tutur Pak Roy.

Adapun terkait caption foto, jurnalis senior itu menegaskan bahwa foto yang serupa belum tentu memiliki cerita yang sama.

“Setiap foto diberi nama, sesederhana apapun fotonya. Buat supaya orang terpaku dengan foto itu. Satu dua menit orang terpaku di sana akan sangat bermakna” jelasnya.

Selain itu, Pak Roy juga memaparkan 5 teknik membangun rasa ingin tahu. Antara lain:

  • Fakta kuat: headline berangkat dari fakta yang memiliki nilai berita
  • Kontras: menghadirkan perbedaan yang menarik
  • Angka: mengangkat angka sebagai daya tarik faktual
  • Tantangan: menonjolkan persoalan yang harus
  • Kisah menarik: mengangkat pengalaman personal.
Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 31/10/2026 09:36
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu