Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Malang (RS UMM) bekerja sama dengan Lazismu dan Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Batu menyelenggarakan kegiatan penyuluhan kesehatan bertajuk “Tetap Aktif dan Bugar Selama Puasa Ramadan: Tips dan Trik Latihan yang Aman”. Kegiatan tersebut dilaksanakan di lingkungan PDA Kota Batu pada Jumat (7/3/2026).
Penyuluhan kesehatan ini diikuti oleh puluhan peserta yang terdiri atas guru Ikatan Guru Bustanul Athfal (IGABA) serta para ustaz dan ustazah Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Aisyiyah. Kegiatan ini bertujuan memberikan informasi mengenai cara menjaga kebugaran tubuh selama menjalankan ibadah puasa.
Perwakilan Lazismu, Rama, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin antara berbagai pihak dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Membahagiakan bisa bersinergi dengan UMM dan PDA dalam memfasilitasi penyuluhan kesehatan dari RS UMM. Ini adalah wujud nyata kepedulian kita bersama untuk menjaga kesehatan umat,” ujarnya.
Ketua PDA Kota Batu, Nurul Wahidah Himarawati, juga menyampaikan terima kasih kepada Lazismu dan RS UMM atas terselenggaranya kegiatan penyuluhan tersebut. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti oleh para guru IGABA dan pengajar TPQ Aisyiyah yang berperan dalam kegiatan pendidikan keagamaan di masyarakat.
“Kami mengundang para guru IGABA dan TPQ Aisyiyah karena mereka adalah garda terdepan dalam mendidik generasi penerus. Materi penyuluhan ini sangat penting dalam rangka ‘menjaga hidup umat dan masyarakat’, agar kita semua bisa beribadah dengan sehat. Semoga ke depan sayap dakwah kita bisa lebih luas lagi,” tutur Nurul Wahidah Himarawati.
Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan tausiyah oleh Nur Hanafiyah yang mengaitkan pentingnya menjaga kesehatan dengan semangat menjalankan ibadah selama bulan Ramadan.

“Ibu-ibu sekalian, kita adalah para pejuang jihad. RS UMM, IGABA, dan seluruh undangan yang hadir hari ini adalah bagian dari jihad. Sesuai dengan QS At Taubah ayat 20, orang-orang yang beriman dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwanya adalah mereka yang derajatnya lebih tinggi. Menjaga kesehatan agar bisa beribadah dengan optimal juga termasuk bagian dari jihad di jalan Allah,” pesannya.
Materi utama dalam kegiatan penyuluhan disampaikan oleh dr. Aulia Syavitri Dhamayanti, Sp.K.F.R., dokter spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi dari RS UMM. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa olahraga tetap dapat dilakukan selama menjalankan ibadah puasa dengan memperhatikan waktu, intensitas, serta durasi latihan.
“Apakah boleh olahraga selama bulan puasa? Jawabannya: BOLEH, bahkan dianjurkan! Tujuan puasa salah satunya adalah detoksifikasi dan penyegaran tubuh. Dengan olahraga yang tepat, detoksifikasi akan berjalan lebih optimal,” jelas dr. Aulia.
Ia menjelaskan bahwa terdapat beberapa waktu yang dapat dipilih untuk berolahraga selama bulan Ramadan, antara lain sebelum berbuka puasa, setelah salat Tarawih, serta setelah sahur. Pada waktu-waktu tersebut, olahraga ringan seperti berjalan santai, peregangan, atau latihan ringan lainnya dapat dilakukan dengan durasi yang disesuaikan dengan kondisi tubuh.
Selain itu, ia juga menjelaskan beberapa jenis latihan yang dapat dilakukan selama bulan puasa, seperti latihan aerobik dengan intensitas sedang, latihan peregangan, serta latihan penguatan otot dengan frekuensi yang terbatas.
Dalam penyampaiannya, dr. Aulia juga mengingatkan pentingnya menjaga asupan cairan selama menjalankan ibadah puasa. Ia menyarankan agar kebutuhan cairan tubuh dipenuhi pada waktu berbuka hingga sahur.
“Minum cukup saat berbuka sampai sahur. Boleh ditambah 150–300 ml air setiap 15 menit latihan, namun ini bisa berubah tergantung kondisi cuaca dan medis masing-masing,” imbuhnya.
Ia juga mengingatkan peserta untuk menyesuaikan aktivitas olahraga dengan kondisi tubuh serta menghindari latihan fisik yang terlalu berat selama menjalankan ibadah puasa.
Kegiatan penyuluhan kesehatan tersebut diakhiri dengan penyerahan bingkisan Ramadan dari RS UMM kepada para peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments