Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

RSMA Jatim Mantapkan Transformasi Menuju Layanan Kesehatan Islami yang Modern dan Profesional

Iklan Landscape Smamda
RSMA Jatim Mantapkan Transformasi Menuju Layanan Kesehatan Islami yang Modern dan Profesional
Rudi Utomo, S.KM., M.Kes. Foto: Dok/Pri
Oleh : Rudi Utomo, S.KM., M.Kes Marketer Jaringan RSMA se Jawa Timur
pwmu.co -

Ketika banyak rumah sakit berlomba menjadi modern dan canggih, RS Muhammadiyah–Aisyiyah (RSMA) se-Jatim memilih jalur yang berbeda: modern tanpa kehilangan nilai, efisien tanpa meninggalkan keikhlasan.

Dengan jaringan 38 rumah sakit dan 52 klinik yang melayani jutaan pasien setiap tahun, RSMA hadir bukan hanya untuk menyembuhkan tubuh, tapi juga menenangkan jiwa — menyembuhkan dengan iman, melayani dengan cinta.

Jejak Panjang Pelayanan Umat

Selama lebih dari satu abad, Muhammadiyah mengabdikan diri dalam dunia kesehatan.
Di Jatim saja, kini berdiri 38 rumah sakit dan 52 klinik Muhammadiyah–Aisyiyah yang tersebar dari ujung timur Banyuwangi hingga ujung barat Pacitan. Mereka melayani lebih dari 3 juta pasien setiap tahun, sebagian besar adalah masyarakat peserta BPJS Kesehatan.

Di tengah sistem tarif INA-CBGs dengan berbagai drama perubahan regulasi dan tekanan biaya operasional yang terus meningkat, rumah sakit Muhammadiyah-Aisyiyah tetap teguh pada ruh awalnya sebagai Penolong Kesengsaraan Umum, yaitu menolong tanpa membeda-bedakan, melayani tanpa pamrih.

Namun di balik keikhlasan itu, manajemen terus berbenah. RSMA kini hadir dengan wajah profesional, efisien, dan berdaya saing tinggi, tanpa kehilangan jati dirinya sebagai rumah amal yang menenteramkan.

Melayani dengan Nilai, Bersaing dengan Mutu

Beberapa tahun terakhir menjadi tonggak penting transformasi RSMA se Jawa Timur. Berbagai rumah sakit di bawah koordinasi MPKU PWM Jatim telah menjalankan integrasi sistem layanan, manajemen keuangan, hingga digitalisasi proses klaim BPJS.

Data internal menunjukkan bahwa dalam dua tahun terakhir adalah Waktu rata-rata klaim BPJS turun dari 14 hari menjadi 6 hari, Indeks kepuasan pasien meningkat dari 82 persen menjadi 91 persen, Tingkat efisiensi operasional (cost recovery) naik hingga 15 prsen.

Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan cermin dedikasi ribuan tenaga kesehatan di RS Muhammadiyah-Aisyiyah yang bekerja dengan prinsip “ikhlas melayani, profesional berkinerja.”

Seluruh RS Muhammadiyah/Aisyiyah se Jawa Timur bergerak dalam satu nafas: mewujudkan rumah sakit Islam yang modern, terpercaya, dan membumi.

Citra yang Menguat, Kepercayaan yang Tumbuh

Masyarakat kini melihat RSMA bukan lagi sekadar rumah sakit keagamaan, tetapi simbol kepercayaan dan kehangatan. Survei kepuasan masyarakat tahun 2024 di beberapa daerah menunjukkan bahwa 8 dari 10 pasien memilih kembali ke RS Muhammadiyah-Aisyiyah karena merasa “lebih diperhatikan.”

Kemudian 72 persen responden mengaitkan pelayanan RSMA dengan “nilai kemanusiaan dan empati.” Dan 64 persen masyarakat mengenali RS Muhammadiyah/Aisyiyah sebagai rumah sakit yang jujur dan transparan dalam biaya.

Brand kepercayaan ini tidak dibangun oleh iklan besar, tetapi oleh testimoni nyata pasien dan tenaga kesehatan yang melayani dengan hati. Setiap senyum perawat, setiap doa sebelum tindakan medis, dan setiap sapaan lembut dokter dan perawat di ruang rawat adalah pesan branding yang paling kuat — karena ia menyentuh jiwa, bukan sekadar pikiran.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Sinergi dan Inovasi Menuju Layanan yang Berdaya

Dalam beberapa tahun terakhir, RSMA se-Jatim juga telah memperkuat sinergi melalui PT Surya Medika Timur (SMT) sebagai pusat pengadaan obat, alat kesehatan, dan bahan medis habis pakai.

Melalui mekanisme pembelian bersama (central purchasing), biaya logistik dapat ditekan hingga 12 persen, sehingga dana bisa dialihkan untuk peningkatan mutu layanan dan kesejahteraan SDM.

Inovasi ini menunjukkan bahwa rumah sakit Islam tidak identik dengan layanan seadanya. Sebaliknya, RS Muhammadiyah–Aisyiyah kini menjadi pionir korporasi sosial yang menggabungkan kekuatan iman dan efisiensi bisnis untuk keberlanjutan pelayanan umat.

Menghidupkan Spirit Kemanusiaan

Di era kompetisi layanan kesehatan, keunggulan RSMA bukan hanya pada fasilitas, tapi pada ruh pelayanan. Setiap tindakan medis disertai niat ibadah,

Setiap pasien bukan hanya angka, tetapi amanah, dan setiap rumah sakit Muhammadiyah-Aisyiyah berdiri bukan untuk bersaing, tetapi untuk menyembuhkan dan menebar kebaikan.

Beberapa Direktur RS Muhammadiyah-Aisyiyah se Jatim sepakat bahwa RS Muhammadiyah-Aisyiyah tidak hanya ingin dikenal karena gedung yang megah, tetapi karena pelayanan yang menyentuh.”

Menjadi Pilihan Masyarakat Jatim

Kini, masyarakat tidak hanya membutuhkan rumah sakit yang canggih, tetapi juga yang menenangkan hati. RS Muhammadiyah–Aisyiyah menawarkan keduanya, yakni pelayanan yang bermutu dan professional yang berpadu dengan sentuhan nilai Islam.

Dengan jaringan luas di setiap kabupaten/kota, RSMA hadir lebih dekat, lebih cepat, dan lebih peduli.

Di masa depan, RSMA bukan hanya ingin menjadi pilihan karena harga, tetapi karena kepercayaan, ketulusan, dan kebermanfaatan.

Karena bagi RS Muhammadiyah/Aisyiyah, melayani adalah ibadah, dan setiap pasien adalah bagian dari keluarga besar Persyarikatan. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu