Kegiatan Safari Ramadan Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar kembali digelar dalam rangka menyemarakkan dan meningkatkan syiar Islam pada Bulan Suci Ramadan 1447 H / 2026 M. Pada hari Rabu (25/2/2026), kegiatan dilaksanakan di Masjid Nailur Roja’ Muhammadiyah yang beralamat di Jalan Maluku RT 03 RW 01 Desa Jatinom, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar.
Kegiatan dimulai sejak Sholat Isya’ berjamaah dan dilanjutkan dengan Sholat Tarawih hingga selesai. Sekitar 100 jamaah dari berbagai unsur tokoh dan masyarakat hadir memadati masjid untuk mengikuti rangkaian ibadah dan silaturahmi tersebut.
Masjid Nailur Roja’ Muhammadiyah dikenal sebagai salah satu pusat kegiatan keagamaan warga Muhammadiyah dan masyarakat sekitar Desa Jatinom. Bangunannya berdiri kokoh dengan ruang utama yang luas dan bersih, dilengkapi karpet ibadah yang rapi, sistem pengeras suara yang memadai, tempat wudhu terpisah antara putra dan putri, kamar mandi yang terawat, serta area parkir yang cukup luas.
Masjid ini juga menjadi tempat rutin pelaksanaan pengajian, tadarus Al-Qur’an, serta berbagai kegiatan sosial keagamaan masyarakat.
Safari Ramadan
Safari Ramadan ini merupakan agenda resmi Pemerintah Kecamatan Kanigoro. Tim Kecamatan terdiri dari Camat, Kapolsek, Danramil, Kepala KUA Kecamatan Kanigoro, Kepala Korwil Pendidikan Kecamatan Kanigoro, Kepala UPT Puskesmas Kanigoro, Kepala Desa dan Lurah Se-Kecamatan Kanigoro, perwakilan MWCNU Kecamatan Kanigoro, perwakilan Pengurus Muhammadiyah Kecamatan Kanigoro, serta perwakilan LDII Kecamatan Kanigoro. Tim hadir langsung di lokasi sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Di Kecamatan Kanigoro terdapat 12 wilayah, terdiri dari 2 kelurahan dan 10 desa. Kegiatan Safari Ramadan dilaksanakan dengan sistem satu hari satu desa, dikunjungi secara bergantian setiap malam pada bulan Ramadan.
Setelah Sholat Tarawih, acara resmi dimulai dengan susunan pembukaan, sambutan, pengajian, dan penutup.
Takmir Masjid, Wasis Candra Gunawan, S.E. yang juga Ketua PCM Kanigoro, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran jajaran Forkopimcam dan seluruh jamaah.
“Kami merasa terhormat Masjid Nailur Roja’ menjadi tempat pelaksanaan Safari Ramadan. Semoga kegiatan ini semakin mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat,” ujarnya.
Camat Kanigoro, Siti Supartiyah, S.Sos., MM. dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kebersamaan.
“Mari kita bersyukur dan bersilaturahmi. Kita jaga kerukunan agar masyarakat tetap tenang. Di bulan Ramadan ini mari berlomba-lomba mencari keberkahan,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan beberapa imbauan, antara lain menjaga keamanan lingkungan, membatasi penggunaan pengeras suara tadarus hingga pukul 21.30 WIB, larangan ronda malam menggunakan motor dan sound horeg, diperbolehkan keliling berjalan kaki dengan alat tradisional, serta larangan menyalakan petasan.
Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Kanigoro, H. Slamet Daroini, M.Ag., yang juga menjabat sebagai Ketua Pengurus Cabang APRI Kabupaten Blitar atau Blitar Raya, menyampaikan informasi terkait penyelenggaraan ibadah haji.
“Untuk tahun ini, di Blitar ada sekitar 930 calon jamaah haji. Insya Allah pada tanggal 18 Mei 2026 akan berangkat ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Semoga semuanya menjadi haji yang mabrur,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa pada Agustus 2025 telah dibentuk Kementerian Haji dan Umrah dengan harapan proses perencanaan ke depan semakin baik. Ia juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap biro perjalanan umrah yang bermunculan, serta menyampaikan adanya program percepatan wakaf yang siap melayani masyarakat.
Kajian Ramadan
Kajian disampaikan oleh Muhidin. Dalam ceramahnya, ia menyinggung perbedaan awal puasa yang kerap terjadi.
“Perbedaan awal puasa itu ada dasarnya masing-masing, jadi tidak perlu dipertanyakan secara berlebihan agar kita tetap sama-sama enaknya dalam beribadah,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan tentang nilai waktu dalam kehidupan manusia.
“Hidup itu antara siang dan malam. Umur kita terus berkurang. Ada masa ringan dan ada masa berat. Ada hari biasa dan ada Bulan Ramadan yang penuh keistimewaan,” katanya.
Menurutnya, umat Nabi Muhammad memiliki keutamaan dengan hadirnya Bulan Ramadan dan malam Lailatul Qadar.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an Surat Al-Qadr Ayat 3:
“Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan.”
Ia menjelaskan bahwa kehadiran Ramadan menjadi kesempatan emas yang tidak dimiliki umat terdahulu dalam bentuk keutamaan seperti Lailatul Qadar.
“Manusia sekarang bisa lebih dulu masuk surga dibanding manusia terdahulu karena ada Bulan Ramadan, jika ia memanfaatkannya dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.
Muhidin juga menambahkan bahwa Safari Ramadan membawa kebahagiaan tersendiri.
“Tim Safari berbahagia, karena Nabi pun senang mendatangi majelis untuk mempererat kerukunan. Islah itu penting, memperbaiki hubungan antar sesama,” tandasnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, penuh harap agar Ramadan tahun ini membawa kedamaian, keberkahan, serta memperkuat persatuan umat Islam. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments