MBS SMP Muhammadiyah 06 Dau Malang kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat provinsi. Dalam ajang lomba Olimpiade Artivity 607 mempertemukan sekolah-sekolah terbaik se-Jawa Timur (31/8/2025), santri Kelas 8C MBS SMP Muhammadiyah 06 Dau Malang, Ahmad Nizar Hassanu Atmadja berhasil meraih juara 3 setelah unggul dari peserta asal kota-kota lain seperti Kota Batu, Pasuruan dan Blitar.
Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa pendidikan di MBS SMP Muhammadiyah 06 Dau berjalan seimbang.
Para santri tidak hanya dibekali dengan ilmu agama yang kuat dan target hafalan al-Quran, tetapi juga didorong untuk mengasah kemampuan akademik, khususnya dalam mata pelajaran umum seperti matematika, sains, ilmu pengetahuan sosial, dan bahasa.
Kepala pondok, Junari SAg menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian ini. Menurut beliau, prestasi tersebut adalah hasil kerja keras santri, ketekunan santri dalam belajar, dukungan baik dari wali murid dan guru pembimbing, serta lingkungan belajar di MBS SMP Muhammadiyah 06 Dau Malang yang teduh, nyaman dan kondusif.
“Kami ingin membuktikan bahwa santri memiliki potensi besar, baik dalam bidang keagamaan, hafalan, maupun akademik. Juara ini menjadi motivasi bagi seluruh santri MBS SMP Muhammadiyah 06 Dau Malang untuk terus berprestasi,” ujarnya.
Guru pembimbing yang mendampingi juga menambahkan bahwa capaian ini akan menjadi pemicu semangat bagi santri lainnya agar lebih percaya diri dalam mengikuti berbagai kompetisi. Dengan persiapan yang baik, diharapkan prestasi serupa dapat diraih kembali bahkan meningkat ke tingkat nasional.
Momen Awarding Night yang berlangsung pada tanggal 30 Agustus 2025 berlangsung meriah dan penuh rasa bangga. Setelah momen awarding selesai, Nizar, panggilan sapaan sang juara, menyampaikan rasa syukur dan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung.
“Saya sangat bersyukur bisa meraih juara 3. Saya persembahkan prestasi ini untuk orang tua saya di Nganjuk yang selalu mendoakan dan mendukung saya. Juga saya mengucapkan terimakasih kepada ustadz, guru, dan teman-teman yang sudah membimbing dan mendukung saya mulai dari persiapan lomba sampai awarding malam ini. Semoga kedepannya saya bisa meraih prestasi lebih tinggi lagi, dan mengharumkan nama pondok tercinta ini,” ungkapnya.
Prestasi santri MBS SMP Muhammadiyah 06 Dau Malang ini sekaligus menegaskan pesan bahwa pendidikan di pesantren modern tidak hanya melahirkan generasi yang mahir dalam ilmu agama saja, tetapi mampu membentuk generasi yang seimbang antara ilmu agama, akhlak, dan akademik.
Harapan kedepan semoga para santri dapat terus berkembang menjadi generasi unggul yang siap berkontribusi positif bagi masyarakat luas daan bangsa.(*)






0 Tanggapan
Empty Comments