
PWMU.CO – Dalam rangka mengembangkan bakat dan kemampuan motorik siswa, SD Muhammadiyah 1 Wringinanom (SD Muwri) Gresik kembali menggelar kegiatan pembelajaran renang untuk siswa kelas 4. Kegiatan ini berlangsung pada hari Rabu, (30/4/2025) bertempat di Kolam Renang Gubuk Wringin, Wringinanom, Gresik.
Kegiatan pembelajaran renang merupakan agenda rutin yang telah menjadi bagian dari program sekolah, khususnya dalam bidang pendidikan jasmani. Setiap beberapa bulan, siswa-siswi SD Muwri mendapat kesempatan untuk mengikuti pelatihan renang sebagai bagian dari kurikulum olahraga. Uniknya, pelaksanaan kegiatan dilakukan secara bergiliran antara siswa putra dan siswa putri, dan hari ini merupakan jadwal untuk siswa putra demi menjaga kenyamanan dan efektivitas pembelajaran.
Rangkaian kegiatan dimulai dari pukul 09.30 WIB. Para siswa berangkat dari sekolah menuju lokasi kolam renang dengan didampingi langsung oleh wali kelas masing-masing. Suasana tampak begitu antusias, para siswa membawa perlengkapan renang lengkap dan terlihat sangat bersemangat mengikuti kegiatan ini. Sebelum memasuki kolam, seluruh peserta terlebih dahulu melakukan pemanasan bersama di bawah bimbingan guru olahraga SD Muwri, Ahmad Farhan Afandi.
Pembelajaran Olahraga Renang
Menurut Ahmad Farhan, pemanasan menjadi bagian penting dari sesi pembelajaran olahraga, termasuk renang.
“Pemanasan bertujuan untuk menghindari cedera otot dan mempersiapkan tubuh siswa agar lebih siap mengikuti kegiatan inti. Selain itu, pemanasan juga membantu meningkatkan fokus dan koordinasi gerak,” jelasnya.
Setelah sesi pemanasan selesai, para siswa mulai masuk ke kolam renang dengan penuh semangat. Dalam kegiatan inti, mereka diajarkan teknik-teknik dasar berenang, seperti teknik pernapasan, gerakan kaki, dan teknik meluncur. Metode yang digunakan adalah pembelajaran langsung dan praktik di air. Ahmad Farhan memberikan arahan secara langsung kepada siswa dan sesekali memberikan demonstrasi agar siswa lebih mudah memahami teknik yang diajarkan.
“Tujuan dari kegiatan ini bukan hanya agar siswa bisa berenang, tetapi juga untuk menumbuhkan keberanian, kedisiplinan, dan kerja sama antar siswa. Selain itu, pembelajaran renang juga penting sebagai bekal keselamatan di air, terutama mengingat Indonesia merupakan negara kepulauan yang dikelilingi oleh perairan,” imbuh Ahmad Farhan.
Selama kegiatan berlangsung, suasana kolam renang dipenuhi keceriaan. Para siswa tampak menikmati pembelajaran dengan serius namun tetap menyenangkan. Di sisi lain, para guru pendamping turut serta memantau dan memastikan keamanan selama kegiatan berlangsung. Tidak hanya dari sisi teknis, kegiatan ini juga memberikan nilai tambah dari aspek sosial dan spiritual.
Kegiatan Spiritual
Setelah sesi pembelajaran renang selesai, para siswa kemudian diarahkan untuk mengganti pakaian dan bersiap melaksanakan ibadah sholat dhuhur secara berjamaah. Kegiatan spiritual ini dilaksanakan di tempat yang telah disediakan di area sekitar kolam renang. Guru dan wali kelas memimpin dan mendampingi pelaksanaan sholat dengan tertib, sehingga nilai-nilai keislaman tetap terjaga meski dalam kegiatan luar kelas.
Ahmad Farhan Afandi, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting sebagai upaya menciptakan pembelajaran yang holistik.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga sehat secara fisik, tangguh secara mental, dan kuat dalam keimanan. Kegiatan renang ini adalah salah satu bentuk pendidikan karakter yang kami terapkan di SD Muwri,” ujarnya
Dengan berakhirnya kegiatan pembelajaran renang hari ini, para siswa tampak pulang ke sekolah dengan penuh kebahagiaan dan pengalaman yang berharga. Diharapkan, program pembelajaran renang ini terus berlanjut sebagai bagian dari pendidikan jasmani yang inovatif dan menyenangkan di SD Muhammadiyah 1 Wringinanom. (*)
Penulis Rahmat Syayid Syuhur Editor Amanat Solikah






0 Tanggapan
Empty Comments