Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya atau Sekolah Kreatif Baratajaya menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) Guru, Karyawan, dan Shadow Teacher pada Senin (15/12/2025). Kegiatan yang mengusung tema “Grow Together to Be the Best” ini dilaksanakan di gedung lantai 3 Sekolah Kreatif Baratajaya.
Raker diawali dengan murojaah Surat Al-Muzammil yang dipimpin Abdul Mujib, S.Ag., guru Al-Islam Sekolah Kreatif Baratajaya, dan diikuti seluruh peserta. Pembacaan ayat suci Al-Qur’an menjadi pembuka agenda sebelum memasuki rangkaian rapat kerja.
Kepala Sekolah Kreatif Baratajaya, Elly Rhodlifah, S.H., M.Pd., dalam sambutannya mengajak seluruh guru, karyawan, dan shadow teacher untuk memperkuat konsolidasi dan kebersamaan dalam pelayanan pendidikan.
“Mari rapatkan barisan, ustadz-ustadzah guru, karyawan, dan shadow teacher untuk pelayanan yang lebih prima,” ujarnya.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi pertama oleh Musa Abdullah dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya. Materi tersebut dipandu oleh moderator Agus Mulyadi, S.Pd., M.Pd.
Dalam pemaparannya yang berjudul “Penguatan Kualitas SDM”, Musa mengajak peserta memaknai pekerjaan tidak hanya sebagai rutinitas atau sarana memperoleh penghasilan, tetapi sebagai bentuk pengabdian yang dilandasi keikhlasan.

“Jenengan semua adalah manusia-manusia pilihan karena jenengan semua adalah pewaris para nabi, rutinitasnya melanggengkan ilmu,” ucap Musa mengawali materi.
Ia juga mengingatkan pentingnya amal jariah melalui ilmu yang bermanfaat.
“Jika seseorang meninggal, maka terputus amalnya kecuali tiga perkara; sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat, atau anak sholeh yang mendoakannya,” tegasnya.
Musa menekankan bahwa rasa syukur menjadi kunci keberkahan dalam bekerja, termasuk dalam menjalankan profesi sebagai pendidik dan tenaga kependidikan.
“Kerja kalau hanya untuk uang maka akan sia-sia, tapi kalau kerja dilakukan dengan penuh keikhlasan maka pintu keberkahan akan terbuka lebar. Uang pasti akan cukup, itu jaminan dari Allah. Namun, jika rasa syukur tidak tumbuh, berapa pun gaji yang diterima akan selalu terasa kurang. Kuncinya adalah bersyukur,” ungkapnya.
Rapat kerja ini diikuti oleh seluruh guru, karyawan, dan shadow teacher Sekolah Kreatif Baratajaya sebagai bagian dari persiapan dan penguatan kinerja ke depan. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments