Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Sekolah Kreatif Baratajaya Gelar Rapat Pimpinan, Fokus Jadikan Agenda Ramadan sebagai Penguatan Pendidikan Karakter

Iklan Landscape Smamda
Sekolah Kreatif Baratajaya Gelar Rapat Pimpinan, Fokus Jadikan Agenda Ramadan sebagai Penguatan Pendidikan Karakter
Rapat Pimpinan Sekolah Kreatif Baratajaya. Foto: Ahmad Mahmudi/PWMU.CO.
pwmu.co -

Sekolah Dasar Muhammadiyah 16 Surabaya atau yang dikenal sebagai Sekolah Kreatif Baratajaya kembali menunjukkan komitmennya menjadikan bulan suci Ramadan sebagai momentum penguatan pendidikan karakter yang utuh dan bermakna.

Komitmen tersebut tercermin dalam pelaksanaan Rapat Pimpinan Sekolah bersama Kepala Urusan (Kaur) dan sekretaris Kaur yang digelar di meeting room sekolah pada Sabtu (7/2/2026) pukul 08.00 WIB.

Rapat tersebut secara khusus membahas pematangan agenda kegiatan Ramadan yang akan melibatkan seluruh elemen sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga wali murid. Suasana rapat berlangsung serius namun tetap diliputi semangat kolaboratif.

Rapat dibuka oleh Kepala Urusan Humas Sekolah Kreatif Baratajaya, Agus Mulyadi, M.Pd. Dalam pengantarnya, Agus menegaskan bahwa rangkaian kegiatan Ramadan bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bagian dari visi pendidikan sekolah dalam membentuk peserta didik yang berkarakter, peduli sosial, serta memiliki jiwa kepemimpinan sejak dini.

“Ramadan adalah ruang belajar yang sangat luas. Di sinilah nilai empati, kepedulian, kepemimpinan, dan spiritualitas siswa diuji dan ditumbuhkan secara nyata,” ungkap Agus dalam pembukaan rapat.

Arahan strategis selanjutnya disampaikan oleh Elly Rhodlifah, S.H., M.Pd. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas unsur pimpinan sekolah agar seluruh rangkaian kegiatan Ramadan dapat berjalan secara terintegrasi dan bermakna.

Elly mengajak seluruh pimpinan untuk tidak hanya berperan sebagai pengelola, tetapi juga hadir sebagai teladan sekaligus saksi atas proses pendidikan yang hidup di tengah siswa.

“Kegiatan Ramadan ini bukan hanya soal acara, tetapi proses. Proses mendidik, mendampingi, dan menyaksikan tumbuhnya karakter anak-anak kita. Karena itu, kolaborasi semua unsur pimpinan menjadi kunci,” tegas Elly.

Penjelasan teknis pelaksanaan kegiatan Ramadan disampaikan secara rinci oleh Taufik, S.Sos.I. Ia menjelaskan bahwa program Ramadan tahun ini dirancang lebih variatif, kontekstual, serta berorientasi pada penguatan nilai-nilai sosial dan keagamaan.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Adapun rangkaian kegiatan yang direncanakan meliputi pawai penyambutan bulan suci Ramadan, Takjil On The Road, Takjil On The Spot, bazar barang bekas berkualitas berupa pakaian layak pakai hasil partisipasi siswa dan wali murid, kegiatan Baitul Arqam, peringatan Nuzulul Qur’an, penyaluran zakat fitrah, hingga kegiatan buka bersama keliling (bukber).

Menariknya, seluruh kegiatan tersebut dirancang dengan melibatkan seluruh siswa melalui pendampingan guru serta dukungan aktif dari wali murid. Konsep ini menempatkan siswa tidak hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai pelaku utama dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.

Penguatan peran siswa tersebut semakin ditegaskan oleh Ketua Tim Inovasi Pengembangan Sekolah (TIPS), Heru Tjahyono. Dalam arahannya, Heru menyampaikan bahwa Sekolah Kreatif Baratajaya memiliki modal besar berupa struktur kepemimpinan siswa, seperti leader siswa dan IPM Kids yang perlu dimanfaatkan secara optimal dalam seluruh rangkaian kegiatan Ramadan.

“Ini momentum yang tepat untuk melatih kepemimpinan siswa secara nyata. Leader siswa dan IPM Kids harus diberi ruang, peran, dan kepercayaan untuk mengelola kegiatan dengan pendampingan guru,” ujar Heru.

Melalui rapat ini, Sekolah Kreatif Baratajaya tidak hanya mematangkan agenda kegiatan Ramadan secara teknis, tetapi juga menegaskan arah pendidikan yang berorientasi pada pembentukan karakter, kepemimpinan, dan kepedulian sosial. Bulan Ramadan diposisikan sebagai laboratorium kehidupan, tempat siswa belajar menjadi pribadi yang beriman, berempati, dan bertanggung jawab.

Rapat pimpinan Sekolah Kreatif Baratajaya ini menjadi langkah strategis dalam menjadikan Ramadan sebagai wahana pendidikan karakter yang utuh dan transformatif.

Dengan kolaborasi seluruh unsur pimpinan sekolah, pelibatan aktif siswa, serta dukungan wali murid, rangkaian kegiatan Ramadan diharapkan tidak hanya sukses secara program, tetapi juga meninggalkan jejak nilai dan pengalaman bermakna bagi seluruh warga sekolah. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡