Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surabaya kembali menggelar Kajian Pencerah Ahad Pagi. Kali ini, Majelis Tabligh bekerja sama dengan PCM Tenggilis Mejoyo. Kegiatan yang berlangsung pada Ahad (26/10/2025) ini menghadirkan Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2022–2027, M. Izzul Muslimin, S.IP., sebagai pemateri.
Dengan mengusung tema Keberlanjutan Gerakan Muhammadiyah Melalui Penguatan Ranting dan Generasi Muda, Ustaz Izzul menekankan pentingnya menjalankan perintah amar ma’ruf nahi munkar.
“Ajaklah orang lain untuk berbuat baik, karena surga itu luasnya tidak terbatas. Maka alangkah baiknya jika kita menuntun sebanyak mungkin orang menuju jalan ke surga,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keutuhan organisasi. “Dalam sejarah, organisasi Sarekat Islam pernah memiliki sekitar 2,5 juta anggota. Namun, perjalanannya kemudian terpecah menjadi dua hingga akhirnya bubar. Jangan sampai Muhammadiyah di kemudian hari mengalami hal serupa,” ujarnya.
Ustaz Izzul turut menyoroti pentingnya regenerasi dalam tubuh organisasi. “Jangan sampai regenerasi Muhammadiyah terputus. Setiap pengajian yang digelar seharusnya dihadiri jamaah dari berbagai usia, bukan hanya generasi tua. Alhamdulillah, hari ini saya melihat jamaahnya cukup beragam. Ini menjadi bukti bahwa regenerasi Muhammadiyah di Surabaya sangat menjanjikan,” jelasnya.
Ia menaruh harapan besar terhadap masa depan Muhammadiyah di Kota Pahlawan ini. “Perjalanan Muhammadiyah di Surabaya sudah dimulai sejak tahun 1916, ketika KH Ahmad Dahlan bertemu dengan HOS Cokroaminoto dan KH Mas Mansur. Karena itu, kami menaruh harapan besar terhadap regenerasi Muhammadiyah di Surabaya, mengingat jejak Persyarikatan di kota ini memiliki sejarah panjang,” pungkasnya. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments