MI Muhammadiyah 1 Pare (Mimsapa) Kediri menyelenggarakan program International Student Exchange yang dilaksanakan pada 8–12 Februari 2026 dengan tujuan Malaysia dan Singapura. Program ini diikuti oleh siswa sebagai bagian dari kegiatan pembelajaran lintas negara untuk memperluas wawasan global serta mengenalkan budaya Indonesia di tingkat internasional.
Kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Edutrip dan melibatkan kolaborasi dengan MI Muhammadiyah 5 Surabaya. Melalui program ini, para peserta tidak hanya mengikuti kegiatan pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga berinteraksi dengan siswa dari negara lain serta mengenal budaya yang berbeda.
Dari Mimsapa, sebanyak 14 siswa mengikuti program tersebut dengan didampingi oleh tiga guru. Para peserta telah mempersiapkan diri sebelum keberangkatan yang dilakukan pada Sabtu (7/2/2026). Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang berbeda melalui interaksi langsung di lingkungan internasional.
Perjalanan dimulai pada Senin (9/2/2026) dengan kunjungan ke Nasyrul Quran Malaysia. Di lokasi tersebut, para siswa mempelajari proses pencetakan Al-Qur’an serta melihat secara langsung tahapan produksi mushaf. Setelah itu, rombongan melanjutkan kunjungan ke Petronas Twin Towers yang berada di kawasan Kuala Lumpur City Centre. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari pengenalan terhadap perkembangan arsitektur modern di Malaysia.
Agenda berikutnya adalah kegiatan Immersion Program di International Islamic School Malaysia yang dilaksanakan pada 9–10 Februari 2026. Kegiatan diawali dengan acara pembukaan yang diisi dengan pertukaran budaya. Dalam kesempatan tersebut, siswa Mimsapa menampilkan lagu daerah “Suwe Ora Jamu” dan “Yamko Rambe Yamko” sebagai bagian dari pengenalan budaya Indonesia.
Selanjutnya, para siswa mengikuti kegiatan pembelajaran di kelas bersama siswa setempat. Mereka terlibat dalam diskusi serta interaksi langsung yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, khususnya dalam penggunaan bahasa Inggris, serta membangun jejaring pertemanan lintas negara.
Rangkaian kegiatan di Malaysia juga mencakup kunjungan ke Genting Highlands. Dalam kunjungan tersebut, rombongan menaiki Awana SkyWay, yaitu kereta gantung yang melintasi kawasan hutan hujan tropis. Kegiatan ini memberikan pengalaman pembelajaran terkait kondisi geografis dan lingkungan alam secara langsung.
Setelah menyelesaikan kegiatan di Malaysia, rombongan melanjutkan perjalanan ke Singapura pada Rabu (11/2/2026). Di negara tersebut, para siswa mengunjungi Science Centre Singapore untuk mempelajari sains secara interaktif. Selain itu, mereka juga mengunjungi Merlion Park serta Universal Studios Singapore sebagai bagian dari pengenalan tempat-tempat penting di Singapura.
Salah satu peserta, Rainnafa Mutiara Ardina Amartha, menyampaikan kesannya terhadap kegiatan tersebut.
“Lebih dari sekedar studi banding, momen yang sangat mengesankan bagi saya bisa belajar banyak hal dan menjalin pertemanan baru dengan mereka disana, dan juga menikmati suasana di Twin Tower dan Merlion Park menjadi pelengkap kebahagiaan dalam perjalanan kali ini. Pengalaman yang begitu berkesan hingga membuat saya tak sabar untuk menantikan peluang student exchange berikutnya!” ujarnya.
Program ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam memberikan pengalaman belajar yang lebih luas kepada siswa. Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan dapat memahami keberagaman budaya serta meningkatkan kemampuan komunikasi dan adaptasi di lingkungan internasional. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments