Pembelajaran tidak selalu berlangsung di dalam kelas. Di SD Muhammadiyah 4 Zamzam, proses belajar juga dilakukan melalui kegiatan berbasis lingkungan. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan pembagian Pupuk Organik Cair (POC) yang dilaksanakan pada Senin (15/12/2025). POC tersebut merupakan hasil karya siswa yang diproduksi secara mandiri dalam mata pelajaran Pengembangan Skill.
Selama beberapa pekan, siswa terlibat langsung dalam proses pembuatan POC. Bahan yang digunakan berasal dari limbah organik yang mudah dijumpai, seperti sisa sayuran, air rebusan beras, dan larutan gula sebagai sumber energi bagi mikroorganisme. Seluruh bahan difermentasi dalam wadah tertutup dan dipantau secara berkala.
Pada setiap pertemuan mata pelajaran Pengembangan Skill, siswa melakukan pengamatan terhadap perubahan warna, aroma, dan konsistensi cairan sebagai indikator berlangsungnya proses fermentasi. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran praktik yang dilakukan secara bertahap.
Pupuk Organik Cair merupakan pupuk berbentuk cair yang dihasilkan dari penguraian bahan organik melalui proses biologis. POC berfungsi menambah unsur hara, memperbaiki struktur tanah, serta mendukung pertumbuhan tanaman tanpa menggunakan bahan kimia sintetis. Melalui praktik ini, siswa diperkenalkan pada konsep pengelolaan limbah organik dan pertanian ramah lingkungan.
Pemanfaatan POC di SD Muhammadiyah 4 Zamzam terintegrasi dengan pengelolaan green house sekolah. Di area tersebut, siswa menanam dan merawat berbagai tanaman hortikultura, seperti terong, melon, brokoli, tomat, dan cabai. Sejak tahap persemaian hingga perawatan, siswa dilibatkan secara aktif, termasuk dalam pemberian POC secara terukur.
Setiap hari, siswa bergiliran melakukan penyiraman, mengamati kondisi tanaman, serta mencatat perkembangannya. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran yang mengaitkan pemberian nutrisi organik dengan pertumbuhan tanaman.

Kepala SD Muhammadiyah 4 Zamzam, Muhammad Anas Fikri, M.AP., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya sekolah menanamkan kepedulian terhadap lingkungan dan kemandirian siswa.
“Kami ingin anak-anak belajar dari proses nyata. Mereka tidak hanya mengetahui teori, tetapi juga merasakan bagaimana sebuah usaha yang dilakukan dengan konsisten dapat menghasilkan manfaat,” ujarnya.
Guru Pengampu Mata Pelajaran Pengembangan Skill, Muhammad Miftakhus Sururi, S.Pd., menjelaskan bahwa pembuatan POC dirancang sebagai pembelajaran berbasis praktik.
“Anak-anak belajar mengamati, mencatat, dan menarik kesimpulan sederhana. Ini merupakan pengenalan awal pada metode ilmiah yang dikemas sesuai usia mereka,” jelasnya.
Selain dimanfaatkan untuk kebun sekolah dan tanaman hias di lingkungan SD Muhammadiyah 4 Zamzam, POC juga dibagikan kepada seluruh siswa untuk dibawa pulang menjelang libur akhir tahun. POC tersebut diharapkan dapat digunakan di rumah sebagai media berbagi pengalaman belajar antara siswa dan keluarga.
Melalui kegiatan ini, SD Muhammadiyah 4 Zamzam melaksanakan pembelajaran yang mengintegrasikan pengetahuan, keterampilan, serta kepedulian terhadap lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. (*)







0 Tanggapan
Empty Comments