Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Siswi SMK Muda Gresik Mengabdi di TPQ

Iklan Landscape Smamda
Siswi SMK Muda Gresik Mengabdi di TPQ
Ada tantangan tersendiri saat mengajar anak-anak kecil (foto: Maria Hanim/PWMU.CO)
pwmu.co -

Suasana sore di sejumlah Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di wilayah Benjeng dan Balongpanggang tampak lebih hidup dari biasanya.

Sejak 23 hingga 28 Februari 2026, siswi-siswi dari SMK Muhammadiyah 2 (SMK Muda) Benjeng Gresik terjun langsung ke lapangan dalam program “Safari Ramadan 1447 H“.

Fokus kegiatan ini adalah mendampingi santri cilik belajar mengaji.

Program tersebut menjadi aksi nyata sekolah dalam mencetak generasi kompeten dan berjiwa pengabdian.

Kegiatan ini menyasar pada 3 (tiga) TPQ, yakni: TPQ “Al Jihad” Menganti – Balongpanggang, TPQ “Al Amin” Bulurejo – Benjeng, dan TPQ “Al Hidayah” Gluranploso – Benjeng.

Sebanyak 13 siswi terpilih tersebut —yaitu Akila Diaden Ramadani, Syafa Nur Fadhilatul Ilmi, Putri Amelia Lestari, Nailah Husnia Dwi Maulida, Arifatum Nasifah, Elvira Ahsanti Mahda, Arumi Mahesa Putri, Nur Rifana Zaliyanti, Asma Naililah Nabilah, Adinda Vinda Natalia, Hana Azra Fidaani, Chelsea Dinda Novelya, dan Fajria Fitrotul Yasmin —menyebar ke tiga TPQ untuk menjadi jembatan ilmu bagi para santri.

(foto: Maria Hanim/PWMU.CO)

Selama enam hari pelaksanaan, fokus kegiatan bukan sekadar mendengarkan bacaan santri.

Para siswi ini menerapkan metode pembelajaran yang interaktif.

Mereka secara telaten menyimak satu per satu bacaan iqra maupun Al-Qur’an, memberikan koreksi pada letak makhraj (tempat keluarnya huruf), serta memperhalus kaidah tajwid.

Tak jarang, para siswi ini harus menggunakan pendekatan bermain sambil belajar agar para santri yang masih usia belia tidak merasa bosan.

Waka Kesiswaan SMK Muda, Abdulloh Haris Al Muzakki, menjelaskan bahwa kegiatan mengajar ini sebagai aktualisasi pengabdian sekaligus mengasah keberanian para siswi.

“Melalui kegiatan ini, siswa belajar langsung bagaimana mengelola kelas, membimbing karakter anak-anak, dan membersamai mereka mendalami Al-Qur’an. Ini adalah proses pendewasaan diri yang tidak didapatkan di dalam kelas formal,” jelasnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Dinamika di ruang kelas TPQ memberikan kesan mendalam bagi para siswi.

Fajria Fitrotul Yasmin, salah satu dari 13 siswi, menceritakan tantangannya saat mengajar ngaji anak-anak kecil.

“Awalnya saya merasa gugup, tetapi juga penasaran bagaimana rasanya mengajar adik-adik yang masih kecil. Ternyata sangat menyenangkan dan membuat saya belajar lebih sabar,”  ungkapnya.

Selain materi mengaji, para siswi juga menyisipkan sesi motivasi dan kisah-kisah nabi untuk menarik minat santri.

Keceriaan terpancar saat sesi hafalan doa harian dilakukan bersama-sama dengan nada yang ceria.

Hubungan emosional yang terbangun antara siswi SMK dan santri TPQ ini menciptakan atmosfir belajar yang hangat dan penuh kekeluargaan.

Melalui Safari Ramadan ini, SMK Muhammadiyah 2 Benjeng berharap para siswi dapat membawa pulang pengalaman berharga tentang arti berbagi ilmu.

Kegiatan ini membuktikan bahwa peran pelajar tidak terbatas di lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi penggerak pendidikan agama di tengah masyarakat.

Dengan semangat syiar ini, Ramadan 1447 H menjadi momentum bagi para siswi untuk bertumbuh menjadi pribadi yang lebih religius dan peduli terhadap lingkungan sekitar.***

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu