SMA Muhammadiyah Toboali, Kepulauan Bangka Belitung menjadi tuan rumah kegiatan edukasi kesehatan bekerja sama dengan RSUD Junjung Besaoh Bangka Selatan. Pada Senin (8/12/2025, puluhan siswa antusias mengikuti Penyuluhan Kesehatan Remaja yang dipandu oleh Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSUD Junjung Besaoh.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan sekolah untuk membekali peserta didik tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam aspek kesehatan fisik dan mental yang dinilai krusial.
Kepala SMA Muhammadiyah Toboali, Supiandi, M.Pd., mengungkapkan rasa syukurnya atas terlaksananya kegiatan ini. Ia menekankan bahwa kesehatan remaja adalah investasi masa depan.
“Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, sekolah memiliki tanggung jawab ganda. Kami tidak hanya mencetak lulusan yang cerdas secara ilmu pengetahuan, tetapi juga individu yang sehat dan berkarakter,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi dengan RSUD Junjung Besaoh sangat berharga karena menghadirkan sumber daya dan pengetahuan profesional yang belum sepenuhnya dapat diberikan di kelas.
Sesi penyuluhan berlangsung dinamis dan jauh dari kesan kaku. Tim PKRS RSUD Junjung Besaoh yang dipimpin Direktur RSUD Junjung Besaoh, dr. Helen Sukendy, berhasil menciptakan suasana yang nyaman sehingga para siswa merasa leluasa untuk bertanya mengenai berbagai topik sensitif.
Salah satu siswa kelas X, Aura Putri Fajrina mengungkapkan perasaannya.
“Materi tentang kesehatan mental sangat membantu. Kami diajari bahwa merasa cemas itu wajar dan ada cara yang sehat untuk mengatasinya. Saya jadi tahu ke mana harus mencari bantuan jika mengalami tekanan berat,” jelasnya.
Pihak sekolah menilai bahwa sesi tanya jawab yang berlangsung aktif sebagai indikator keberhasilan kegiatan. Hal tersebut menunjukkan bahwa siswa memiliki kesadaran dan minat yang tinggi terhadap isu-isu kesehatan pribadi mereka. Sekolah juga memfasilitasi kegiatan ini dengan menyediakan aula yang nyaman serta memastikan seluruh protokol kesehatan dipatuhi.
SMA Muhammadiyah Toboali berharap kegiatan penyuluhan semacam ini dapat menjadi agenda rutin tahunan. Sinergi antara lembaga pendidikan dan fasilitas kesehatan dianggap sebagai model ideal dalam mendukung pertumbuhan generasi muda Bangka Selatan.
“Kami menyambut baik inisiatif dari program RSUD Junjung Besaoh Peduli Edukasi. Edukasi kesehatan yang diberikan langsung oleh tenaga medis memiliki daya persuasif yang lebih kuat bagi siswa. Kami juga merasa terhormat dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan penyuluhan kesehatan remaja ini,” tambah Supiandi.
Kegiatan ini membuktikan komitmen bersama antara sekolah dan RSUD Junjung Besaoh untuk memastikan para pelajar memiliki pengetahuan untuk menjalani masa remaja yang sehat dan produktif. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments