SMA Muhammadiyah 10 (SMAMX) Surabaya menjadi juara Turnamen Bahlil Mini Soccer Zona 7 Surabaya Raya setelah menaklukkan SMA Negeri 1 Manyar Gresik melalui adu penalti, Selasa (22/9/2026). Kedua tim bermain imbang 1-1 hingga waktu normal berakhir.
Pada babak adu penalti, SMAMX Surabaya mampu mengatasi tekanan dan memastikan gelar juara Zona 7. Kemenangan itu sekaligus mengantarkan mereka ke babak grand final yang mempertemukan para juara dari Zona 1 hingga Zona 7 di Kota Surabaya.
Final berlangsung sengit sejak awal. SMAMX Surabaya dan SMAN 1 Manyar Gresik sama-sama tampil agresif dan berusaha menciptakan peluang.
SMAMX Surabaya berhasil memecah kebuntuan menjelang akhir babak pertama. Gol tersebut membawa mereka unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, SMAN 1 Manyar Gresik meningkatkan tekanan. Upaya tersebut membuahkan hasil setelah mereka mencetak gol penyama kedudukan sehingga skor berubah menjadi 1-1.
Kedua tim kemudian kembali terlibat jual beli serangan. Namun, tidak ada gol tambahan hingga waktu normal berakhir. Pemenang pun harus ditentukan melalui adu penalti.
Hasil tersebut menempatkan SMAM X Surabaya sebagai juara, sedangkan SMAN 1 Manyar Gresik menjadi runner-up.
Sementara itu, MAN 2 Gresik merebut posisi ketiga setelah menang telak 7-0 atas SMA Muhammadiyah 4 Surabaya dalam perebutan tempat ketiga. SMA Muhammadiyah 4 Surabaya pun menempati posisi keempat.
Panitia juga memberikan sejumlah penghargaan individu dan tim. Penghargaan Best Supporter diberikan kepada SMA Muhammadiyah 4 Surabaya. Sementara Best Keeper diraih Nando, penjaga gawang SMAM X Surabaya.
Perayaan kemenangan Tim SMAMX di hadaoan suporternya. Foto: SMAMX
Adapun penghargaan Best Player diberikan kepada Brian Nabil dari MAN 2 Gresik.
Sekretaris DPD Golkar Jawa Timur Blegur Prijanggono mengatakan Turnamen Mini Soccer Zona 7 merupakan bagian dari rangkaian kompetisi yang digelar dari Zona 1 hingga Zona 7. Para juara dari masing-masing zona selanjutnya akan bertanding pada grand final di Kota Surabaya.
“Jadi, adik-adik, bermainlah dengan semangat. Adik-Adik lihat sendiri prosesi turnamen ini dilaksanakan oleh Golkar Jatim dan Radar sesuai dengan normatifnya turnamen sepak bola. Jadi, Adik-Adik hari ini juga harus merasakan aura kompetisi di sini,” ujar Blegur.
Dia berpesan kepada para pemain untuk menjunjung tinggi sportivitas, menunjukkan kemampuan terbaik, serta menjaga nama baik almamater.
“Harapan saya, junjung tinggi sportivitas, tunjukkan bahwa Adik-Adik punya kemampuan bermain bola, jaga nama almamater sekolah masing-masing,” katanya.
Blegur mengatakan antusiasme peserta dan respons positif terhadap turnamen menjadi pertimbangan untuk melanjutkan kegiatan tersebut pada tahun-tahun berikutnya.
“Kalau animonya bagus, insya Allah kita akan laksanakan tiap tahunnya,” ujarnya.
Menurutnya, turnamen tersebut juga menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap minat generasi muda terhadap sepak bola.
“Partai Golkar di sini hadir untuk bisa memahami bagaimana anak-anak muda ini menggemari sepak bola,” tandasnya. (dim)
0 Tanggapan
Empty Comments