SMP Muhammadiyah 1 Surabaya mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) dan Upgrading Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) yang diselenggarakan oleh Forum Silaturahim dan Komunikasi (Foskam) SMP/MTs Muhammadiyah Kota Surabaya, Jumat (14/11/2025).
Agenda ini berlangsung pada 14-15 November 2025 di Royal Hotel Trawas, Mojokerto. Kegiatan ini menghadirkan kepala sekolah, guru mata pelajaran, dan konselor BK dari seluruh sekolah Muhammadiyah di Surabaya. Hal ini menjadi sarana penting untuk memperkuat kerjasama dan meningkatkan kualitas pendidikan.
Kehadiran SMP Muhammadiyah 1 Surabaya mencerminkan dedikasi sekolah dalam mengembangkan kompetensi para pendidik, serta dapat memperkokoh jejaring antarlembaga.
Berbagai rangkaian acara dilaksanakan dalam rakor ini, mulai dari pemaparan program kerja, penyampaian materi peningkatan kompetensi, diskusi pengembangan sekolah, hingga kegiatan outbound yang dirancang untuk membangun kekompakan dan kolaborasi. Seluruh sesi berjalan dengan baik dan memberikan banyak manfaat bagi seluruh peserta.
Kepala SMP Muhammadiyah 1 Surabaya, Iswahyudi, S.Si., menyampaikan apresiasi sekaligus kesannya terhadap kegiatan tersebut.
“Rakor dan Upgrading Foskam kali ini sangat memberikan pencerahan. Banyak wawasan serta strategi baru yang kami peroleh untuk peningkatan mutu pendidikan di sekolah kami,” ujarnya.
Menurutnya kegiatan ini dapat mempererat hubungan dan kerja sama antarsekolah Muhammadiyah, dan memberikan pengalaman yang sangat berarti bagi pengembangan kemajuan sekolah.
Ia juga menyampaikan pesannya bagi para pendidik.
“Mari kita manfaatkan kegiatan ini sebagai dorongan untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Pembelajaran yang kita dapatkan bersama, hendaknya menjadi energi baru dalam menjalankan tugas di sekolah. Semoga kebersamaan ini membawa pendidikan Muhammadiyah melangkah lebih maju,” tambahnya.
Harapannya, hasil dari kegiatan ini dapat diterapkan dalam pengembangan sekolah, serta menjadi motivasi untuk memperkuat profesionalisme para pendidik.(*)





0 Tanggapan
Empty Comments