
PWMU.CO – Pada awal Ramadhan SMP Muhammadiyah 11 Surabaya mengadakan Baitul Arqam. Kegiatan tahunan ini berlangsung bertahap, siswa kelas 7 menjalani Baitul Arqam selama dua hari, Kamis-Jumat (06-07/03/2025). Siswa kelas 8 menjalaninya pada Senin (10/03/2025). Sehari setelahnya giliran siswa kelas 9.
Pada hari pertama ada pembukaan. Acara dibuka oleh Wakil Ketua PCM Krembangan bidang Dikdasmen dan PNF Sutikno. Mantan Ketua PCM Krembangan itu memotivasi para siswa agar melakukan tiga hal. Tiga hal itu adalah kejujuran, kedisiplinan, dan menambah ilmu.
“Banyak orang pandai, tetapi tidak jujur. Orang hebat kalau tidak jujur maka tidak akan baik. Saya yakin kalau kalian jujur, sepuluh tahun lagi di antara kalian akan ada orang yang sukses,” tuturnya.
Baitul Arqam
Pada hari pertama Baitul Arqam kelas 7, para siswa mendapat tiga materi. Materi tersebut adalah risalah puasa, thaharah, dan shalat wajib. Jelang dhuhur para siswa beserta pendamping tadarus. Pada hari kedua para siswa diuji wudhu dan shalat.
Pada saat Baitul Arqam kelas 8, para siswa mendapat dua materi yakni risalah puasa dan perawatan jenazah. Para siswa pun juga praktik merawat jenazah dan menshalatkannya. Hampir sama dengan kelas 8, Baitul Arqam kelas 9 pun para siswa mendapat materi risalah puasa. Materi kedua yakni adab terhadap guru. Setelah itu, para siswa diminta menulis cerita yang berkaitan dengan adab.
Pada Baitul Arqam ini para siswa laki-laki bertempat di aula Al Husna. Siswi perempuan di kelas lantai dua. Rangkaian kegiatan yang tak kalah penting adalah adanya pembagian takjil ke masyarakat, buka bersama, dan shalat tarawih berjamaah.
Khusus kelas 9, ceramah agama dilakukan usai shalat Isya. Mubalignya adalah Akbar Nazary Muhammad. Tema yang disampaikan yakni tiga hal yang dapat melalaikan seorang hamba dari al Quran. Setidaknya ada tiga hal yang membuat umat Islam melalaikan al Quran. Tiga hal itu yakni food, fashion, dan fun.
Pada akhir ceramah Akbar mengajak para siswa memiliki simpati dan empati terhadap Palestina. Setelah itu, SMP Muhammadiyah 11 menyerahkan bantuan kepada Palestina melalui lembaga Little Project Jawa Timur.
Rangkaian kegiatan diakhiri dengan shalat tarawih berjamaah. Imam shalat tarawih yakni dr Ahmed Abuajwa dari Gaza yang juga merupakan hafidz 30 juz dan dokter umum lulusan Universitas Airlangga Surabaya. (*)
Penulis Fikri Fachrudin Editor Amanat Solikah





0 Tanggapan
Empty Comments