SMP Muhammadiyah 15 Boarding School Surabaya kembali menyelenggarakan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM).
Kegiatan yang berlangsung di MTC Muhammadiyah Training Center Wonosalam Jombang ini terlaksana guna mencetak kader pemimpin masa depan yang tangguh dan berkarakter,
LDKS ini terselenggara selama dua hari, tepatnya Jumat-Sabtu (30-31/10/2026).
Lebih lanjut, agenda tersebut mengusung tema besar yang sarat makna: “Mengakar Dalam Aqidah, Mekar dalam Kemuhammadiyahan, Bersatu Mewujudkan Kader IPM Berkemajuan”.
Acara pembukaan diawali dengan sambutan hangat sekaligus laporan kepanitiaan dari Kepala Urusan Kesiswaan, Mr Exo.
Di hadapan para hadirin, beliau merinci bahwa LDKS kali ini diikuti oleh 68 peserta terpilih dan didampingi langsung oleh jajaran pengurus demisioner dari kelas 9.
“Saya sangat mengapresiasi dedikasi luar biasa Pembina IPM kita, Ustadz Wildan. Beliau tak kenal lelah mengawal penuh proses kaderisasi ini, mulai dari tahapan open recruitment, pelantikan pengurus, hingga terselenggaranya LDKS hari ini dengan sangat baik” ungkap Mr Exo dengan bangga.
Puncak antusias peserta terbangun saat Kepala SMP Muhammadiyah 15 Boarding School, Ustadz Banjar, menyampaikan amanat pembukaannya.
Ia sukses membakar semangat para kader IPM melalui analogi tokoh pewayangan yang kharismatik, yakni Raden Wisanggeni.
“Jadilah kader sejati layaknya Raden Wisanggeni. Ia bukan sekadar ksatria yang berani, tetapi juga cerdik, tegas, dan pantang mundur dalam menyuarakan kebenaran” pesannya.
“Kalian, para kader IPM, harus meneladani dan mengobarkan nyala api semangat serta mental juang setangguh itu untuk membawa pergerakan ini semakin berkemajuan” tegas Ustadz Banjar jelang membuka LDKS.
Setelah prosesi pembukaan yang menggugah motivasi tersebut, para peserta langsung difokuskan untuk memasuki sesi pembekalan.
Pada hari pertama, mereka ditempa dengan berbagai materi krusial. Meliputi pendalaman Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, strategi Manajemen Organisasi, filosofi Ke-IPMan, hingga nilai-nilai luhur Kepemimpinan Profetik.
Melalui serangkaian pembekalan intensif ini, diharapkan para peserta mampu menyerap ilmu secara maksimal dan kelak mekar menjadi kader pelopor, pelangsung, serta penyempurna amanah persyarikatan.






0 Tanggapan
Empty Comments