
Tampilan Komunitas Mutu Gressie saat penutupan Fortasi 2K25 yang berlangsung di hari kelima, Jumat (18/07/2025). (Bening/PWMU.CO).
PWMU.CO – Forum ta’aruf dan orientasi siswa baru atau Fortasi merupakan sebuah kegiatan yang siswa baru ikuti ketika pertama kali terjun dalam lingkungan sekolah.
SMP Muhammadiyah 1 Gresik atau Spemutu Gresik melaksanakan Fortasi mulai Senin-Jumat (14–18/07/2025). Selama sepekan, sebanyak 109 siswa baru kelas VII bersama 154 siswa kelas VIII dan IX mengikuti serangkaian kegiatan Fortasi tersebut.
Tak hanya terancang untuk memperkenalkan lingkungan sekolah, tetapi Fortasi juga menanamkan nilai-nilai karakter, budaya Islami, dan semangat kepemimpinan sejak dini.
Fortasi merupakan rangkaian kegiatan di awal masa sekolah untuk menumbuhkan dan mengembangkan keberagamaan, minat, dan potensi pelajar.
Selain itu, tujuan pelaksanaan Fortasi salah satunya untuk menyambut siswa baru serta membantu mereka dalam beradaptasi dengan lingkungan sekolah Muhammadiyah.
Fortasi merupakan program rutin tahunan oleh sekolah yang mengacu 7 kebiasaan anak Indonesia hebat. Meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat dan tidur cepat.
Hari Pertama: Selempang Persahabatan dan Semangat Baru
Kegiatan Fortasi terbuka dengan apel Senin pagi (14/07/2025) yang terpimpin langsung oleh Kepala Spemutu Gresik Sulistyaningsih MPd.
Sulis, sapaan akrabnya, tidak sendirian. Bersamanya, hadir 28 orang bapak ibu dewan guru beserta tim supporter kelas VIII dan IX yang tergabung dalam komunitas Mutu Gressie menyambut siswa baru dengan memainkan tabuhan genderang bass drum dan nyanyian khas Mutu Till I Die.
Bak pesta pedang pora, siswa baru bersama kakak kakak Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Spemutu Gresik berjalan menuju lapangan sekolah yang beralamatkan di Jalan KH Kholil No 90 Gresik tersebut.
Dalam sambutan kegiatan apel pagi, Sulis, juga menyampaikan pentingnya menumbuhkan semangat belajar dan semangat berprestasi akademik dan non akademik. Selain itu, juga berakhlak mulia, melarang pembullyan serta rasa saling menghormati antar pelajar.
Melalui kegiatan fortasi 2025 yang bertema “Growth Together Inspiring Each Other”, ia berharap kepada seluruh peserta apel, di masa awal sekolah ini untuk saling mendukung antar teman.
Selain itu, sekaligus saling bersahabat antar siswa agar tercipta lingkungan pembelajaran yang sehat dan kondusif. Kegiatan apel pagi selanjutnya berakhir dengan penyematan secara simbolisasi selempang persahabatan sebagai langkah awal mempererat hubungan antar siswa lintas angkatan.
Panggung Ekspresi dan Kreasi Siswa
Hingga pada hari terakhir, panitia mengusung agenda bertajuk “Panggung Ekspresi dan Kreasi Siswa”. Kegiatan hari terakhir ini bermula dengan senam bersama di lapangan utama oleh seluruh siswa dan guru.
Gerakan senam yang energik dan penuh semangat membuka hari Jumat (18/7/2025) dengan nuansa kebersamaan. Masing masing peserta mengikuti gerakan instruktur senam yang dikomandoi Amirah Bahasuan.
Kegiatan berlanjut dengan berbagai penampilan. Seperti Mutu Gressie yang menyanyikan chant spemutu ketika berlaga di kompetisi dengan menyalakan flare dan bom asap menambah suasana seru.
Kemudian performance dari ekstra tari sepemutu yang menampilkan tarian Enggang asal borneo. Selanjutnya siswa ekstrakuirkuler Hizbul Wathan tak ketinggalan menampilkan dance semaphore, penampilan musik akustik, hingga storytelling tak ketinggalan memukau hadirin.
Para siswa menampilkan bakat mereka dengan percaya diri dan penuh antusias. Kegiatan ini menjadi sarana untuk mengenali minat dan potensi siswa di bidang non-akademik, sekaligus mempererat solidaritas antar siswa dan guru.
Dalam penutupannya, Sulistyaningsih berharap melalui serangkaian kegiatan Fortasi 2025 ini para siswa Spemutu Gresik tidak hanya mengenal lingkungan sekolah. Tetapi juga mendapat bekal nilai-nilai luhur seperti akhlak Islami, disiplin, tanggung jawab, dan kepemimpinan.
Dengan semangat baru dan ikatan persahabatan yang terbentuk selama lima hari, seluruh siswa siap menyongsong tahun ajaran baru 2025-2026 dengan semangat belajar, berprestasi, dan berakhlak mulia.
Tak lupa juga ia menyerahkan apresiasi penghargaan kepada beberapa siswa yang dinilai dalam pelaksanaan Fortasi 2k25 aktif dan turut serta andil dalam proses. Seperti id card terkreatif, siswa terdisiplin, siswa teraktif hingga siswa terkreatif. (*)
Penulis Bening Satria, Editor Danar Trivasya Fikri





0 Tanggapan
Empty Comments