TKIP Muhammadiyah Blora menyalurkan 34 paket zakat fitrah kepada masyarakat yang berhak menerima (mustahik) di Kabupaten Blora (13/3/2026) pada fase akhir Ramadan 1447 H. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Lazismu Blora sebagai lembaga amil zakat. Pendistribusian dilakukan secara serentak di beberapa titik di wilayah Kabupaten Blora.
Penyaluran zakat tersebut merupakan hasil penghimpunan dari para muzaki yang berasal dari dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa di lingkungan kampus. Mereka menunaikan kewajiban zakat fitrah melalui panitia zakat STKIP Muhammadiyah Blora untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kerja sama dengan Lazismu dilakukan untuk memastikan proses pengelolaan dan pendistribusian zakat berjalan sesuai ketentuan syariat serta menjangkau penerima yang berhak. Dalam prosesnya, penyaluran juga mempertimbangkan klasifikasi penerima zakat sesuai delapan asnaf.
Setiap paket zakat yang dibagikan berisi 3 kilogram beras. Bantuan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan pokok masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri. Penyaluran dilakukan secara langsung kepada penerima manfaat yang telah didata sebelumnya oleh panitia bersama pihak terkait.
“Langkah ini adalah upaya kami memastikan amanah umat dikelola secara profesional. Kami ingin kehadiran kampus dirasakan langsung oleh masyarakat Blora, khususnya mereka yang berada di garis kemiskinan,” ujar Satrio, panitia zakat STKIP Muhammadiyah Blora.
Salah satu penerima manfaat adalah Suwati, seorang ibu rumah tangga yang menjadi tulang punggung keluarga. Ia menerima bantuan tersebut ketika tim penyalur mendatangi kediamannya di salah satu wilayah pinggiran Blora.

Dengan mata berkaca-kaca, Suwati menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diterimanya. Ia menyebut paket zakat tersebut sangat berarti bagi keluarganya menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Terima kasih banyak, Nak. Bagi saya, beras ini bukan sekadar bantuan, tapi jawaban atas doa-doa saya agar dapur tetap mengepul saat Lebaran nanti. Semoga keberkahan menyertai seluruh keluarga besar STKIP,” ungkap Suwati.
Selain sebagai bentuk penyaluran zakat, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi sivitas akademika mengenai pentingnya kepedulian sosial melalui filantropi Islam. Kampus mendorong partisipasi dosen, staf, dan mahasiswa untuk berkontribusi dalam kegiatan sosial, khususnya pada bulan Ramadan.
Melalui kerja sama dengan Lazismu, pengelolaan zakat juga dilakukan dengan sistem pencatatan yang terkoordinasi. Hal ini diharapkan dapat mendukung penguatan data penerima manfaat serta meningkatkan efektivitas penyaluran zakat di daerah.
Kegiatan penyaluran zakat fitrah tersebut menjadi bagian dari upaya STKIP Muhammadiyah Blora dalam mendukung kepedulian sosial di lingkungan masyarakat sekitar kampus. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments