Kegiatan bakti sosial (baksos) pembagian takjil yang diselenggarakan oleh anggota Tapak Suci Putera Muhammadiyah gabungan Pimpinan Daerah (Pimda) dan cabang wilayah 4 Surabaya dilaksanakan pada Sabtu (14/3/2026). Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 16.00 hingga 20.30 WIB di SMP Muhammadiyah 15 Surabaya yang beralamat di Jalan Platuk Nomor 104, Sidotopo Wetan, Kecamatan Kenjeran, Surabaya (Cabang 65).
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 310 bungkus takjil dibagikan kepada warga sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial pada bulan suci Ramadan. Kegiatan ini melibatkan 53 peserta yang terdiri atas pengurus cabang serta siswa Tapak Suci dari wilayah 4 Surabaya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan silaturahmi antaranggota Tapak Suci yang bertujuan mempererat hubungan persaudaraan di antara pengurus cabang wilayah 4, pendekar, dan siswa. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan bakti sosial berupa pembagian takjil kepada masyarakat sekitar yang disambut antusias oleh warga setempat.
Kegiatan berikutnya diisi dengan motivasi dan tausiyah Ramadan yang disampaikan oleh Drs. Marlikan, Pendekar Madya Tapak Suci Kenjeran sekaligus Koordinator Tapak Suci Wilayah 4 Surabaya. Dalam tausiyahnya, ia mengajak seluruh anggota untuk menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum dalam meningkatkan keimanan, kepedulian sosial, serta memperkuat karakter dan akhlak.
Setelah rangkaian tausiyah, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama, kemudian salat Magrib berjemaah, serta ditutup dengan salat Tarawih berjemaah di lokasi kegiatan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan diikuti oleh para peserta hingga selesai.
Ketua panitia kegiatan, Sdr. Ansory, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda sosial Ramadan tahun 2026 yang mendapatkan dukungan dari Pimda 006 Surabaya. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi antarcabang Tapak Suci, khususnya di wilayah 4 Surabaya.
“Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial di kalangan anggota Tapak Suci, khususnya di bulan Ramadan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini diharapkan terbentuk generasi muda Tapak Suci yang tidak hanya memiliki kemampuan dalam bidang olahraga bela diri, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap nilai-nilai keagamaan dan sosial, serta mampu berperan di tengah masyarakat. (*)




0 Tanggapan
Empty Comments