Guna meningkatkan eksistensi dan kualitas pendidikan anak usia dini, Majelis PAUD, Dasar, dan Menengah (Dasmen) Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Wotan menggelar Fit and Proper Test bagi calon tenaga pendidik dan kependidikan TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 16 Wotan, Ahad (4/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB ini diawali dengan acara pembukaan, dilanjutkan dengan alur uji kelayakan, dan ditutup dengan sesi pengarahan serta motivasi.
Terdapat empat orang peserta yang mengikuti tahapan seleksi tersebut, yaitu:
- Nindya Sa’idah Ramadanti, S.Hum.
- Faza Aminatul ‘Azmiyah, S.Pd.I.
- Huurun ‘Iin, S.Pd.I.
- Elis Safitri, S.Pd.
Ketua Majelis PAUD Dasmen PRA Wotan, Maslahatul Faizah, menjelaskan bahwa Fit and Proper Test merupakan tahapan seleksi wajib bagi seluruh calon tenaga pendidik maupun kependidikan di lingkungan TK ABA 16 Wotan.
“Langkah ini sangat krusial untuk memastikan bahwa calon pendidik yang bergabung memiliki kompetensi, integritas, serta semangat juang yang sejalan dengan visi persyarikatan dalam mencetak generasi unggul,” tegas Maslahatul Faizah.
Adapun materi seleksi diuji langsung oleh tim penguji profesional di bidangnya masing-masing:
- Praktik Mengajar (Micro Teaching): Diuji oleh Ketua Majelis PAUD Dasmen Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kabupaten Gresik, Musyrifah, S.Ag.
- Materi Al-Islam: Diuji oleh Pembina Majelis Tabligh PCM Panceng, Affan Achwan, S.Pd.I.
- Materi Kemuhammadiyahan: Diuji oleh Sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Panceng, Slamet Sugyono, M.Pd.I.
- Penguasaan Teknologi Informasi (IT): Diuji oleh Sekretaris Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Wotan, Arifiyanto, S.Pd.
Suasana ujian berlangsung hangat dan kondusif. Salah satu peserta, Faza Aminatul ‘Azmiyah, S.Pd.I., mengaku sempat gugup menjelang uji praktik micro teaching, tetapi suasana mencair berkat arahan penguji.
“Awalnya sangat gugup dan khawatir, tetapi suasana di dalam ruangan ternyata sangat mencair karena penguji menyelingi dengan humor agar kami tidak tegang. Alhamdulillah, seluruh rangkaian tes hari ini berjalan dengan lancar,” ungkap Faza.
Pada sesi penutup, Musyrifah, S.Ag., menyampaikan arahan sekaligus motivasi kepada seluruh peserta agar siap mengabdi secara maksimal jika terpilih kelak.
“Menjadi bagian dari TK ABA 16 Wotan bukan sekadar bekerja, melainkan bentuk dakwah dan pengabdian. Kami berharap para calon pendidik dapat memberikan dedikasi terbaiknya, berinovasi tanpa henti, serta membawa lembaga ini menjadi ruang tumbuh yang aman dan berkemajuan bagi anak-anak,” pungkas Musyrifah. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments