
PWMU.CO – Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Kandangsemangkon, Paciran, Lamongan, Jawa Timur menyelenggarakan pengajian 1 Muharram 1447 H dan memberikan santunan kepada anak yatim. Acara ini berlangsung sejak pukul 15.30–17.00 WIB di Masjid Darussalam Muhammadiyah Kandangsemangkon, Jumat (27/6/2025).
Peserta kegiatan terdiri atas anggota PRA Kandangsemangkon, anggota Pimpinan Ranting Nasyiatul Aisyiyah, jamaah pengajian, dan 12 anak yatim. Pengajian 1 Muharram 1447 H juga menghadirkan Ketua PRM Kandangsemangkon, M Mahmud SAg MPdI, sebagai narasumber utama.
Nisaull Musyrifah, Ketua Majelis Tabligh PRA Kandangsemangkon, menyampaikan, “Kegiatan tersebut adalah kegiatan peringatan hari besar Islam (PHBI) 1 Muharram 1447 H. Momen tersebut kami manfaatkan dengan menyelenggarakan pengajian dan santunan.”
Program tersebut merupakan kegiatan rutin bulanan, yang kebetulan waktunya bertepatan dengan momen 1 Muharram 1447 H.
Santunan kepada 12 anak yatim ini bertujuan untuk:
- Menumbuhkan nilai sosial dan empati dalam masyarakat,
- Membantu dan mendukung kebutuhan dasar mereka,
- Mempererat tali persaudaraan dan menjadi jembatan kebaikan antara yang mampu dan yang membutuhkan.
Lebih lanjut, Nisaull Musyrifah berharap dan memohon doa kepada jamaah pengajian Aisyiyah Kandangsemangkon, “Semoga program santunan kepada anak yatim piatu ini bisa berjalan minimal dua kali dalam satu tahun.”

Astufah, Ketua Pimpinan Ranting Aisyiyah Kandangsemangkon, menyampaikan pentingnya pengajian pada momen 1 Muharram 1447 H. “Tujuan pengajian tidak hanya sebatas menambah ilmu agama, tapi juga membentuk karakter dan kesadaran spiritual yang mendalam,” ujarnya.
Berikut beberapa tujuan utama dari kegiatan pengajian:
- Menghidupkan kembali fitrah hati manusia agar tidak terpengaruh oleh lingkungan yang merusak nilai-nilai moral.
- Meningkatkan pemahaman terhadap ajaran Islam, seperti tauhid, fikih, akhlak, dan sejarah Islam.
- Menanamkan nilai ibadah dalam kehidupan sehari-hari, sehingga setiap aktivitas bernilai ibadah.
- Mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran sebagai bagian dari dakwah Islamiyah.
- Membangun jaringan komunikasi dan ukhuwah Islamiyah, mempererat hubungan antarjamaah.
Untuk pengajian-pengajian selanjutnya, ia juga berharap anggota Aisyiyah maupun dari Nasyi’atul Aisyiyah serta jamaah pengajian dapat lebih istiqamah mengikutinya.
Kata-kata hari ini: Hidup adalah ujian, bukan tujuan.
Penulis M. Mahmud Editor Zahra Putri Pratiwig






0 Tanggapan
Empty Comments