Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Workshop Perangkat Ajar MIM 02 Pondok Modern Paciran: Menguatkan Administrasi, Menumbuhkan Karakter dengan Cinta

Iklan Landscape Smamda
Workshop Perangkat Ajar MIM 02 Pondok Modern Paciran: Menguatkan Administrasi, Menumbuhkan Karakter dengan Cinta
Foto bersama Mudir, pengawas, dan guru juga foto saat memberikan sambutan (Nisa/PWMU.CO)
pwmu.co -

MI Muhammadiyah 02 Pondok Modern Paciran (Mimda) menggelar Workshop Perangkat Ajar dengan mengusung tema “Kurikulum Merdeka Berbasis Cinta”, Senin (31/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di LT. 2 Auditorium KH. Ahmad Dahlan ini menjadi momentum penting bagi para pendidik untuk memperkuat kompetensi dalam mempersiapkan pembelajaran yang berkualitas sekaligus berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.

Workshop dimulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB dengan menghadirkan KH. Moh. Rifqi Rosyidi, Lc. M.Ag (Mudir Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Paciran) sekaligus memberikan Sambutan Iftitah dan juga bapak Kaswoto, S.Pd.I., (Pengawas Madrasah Kecamatan Paciran), sebagai narasumber. Kegiatan diikuti oleh para guru MIM 02 Pondok Modern Paciran dengan fokus pada penguatan perangkat pembelajaran serta penerapan nilai-nilai cinta dalam proses pendidikan.

Tema Kurikulum Merdeka Berbasis Cinta menjadi penekanan utama dalam kegiatan ini. Pembelajaran tidak hanya dipandang sebagai proses menyampaikan materi, tetapi juga sebagai proses mendampingi, membimbing, dan menumbuhkan karakter anak agar berkembang menjadi pribadi yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.

Hakikat Seorang Pendidik

Moh. Rifqi Rosyidi, Lc. M.Ag Mudir Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Paciran, memberikan penguatan kepada para guru mengenai hakikat seorang pendidik.

“Mengajar adalah kewajiban. Ketika kita memilih menjadi seorang guru, maka mengajar bukan hanya sebuah pekerjaan, tetapi amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Karena itu, setiap proses pembelajaran harus dilakukan dengan sungguh-sungguh, dengan ilmu, keteladanan, dan tentu dengan cinta kepada anak-anak,” tuturnya.

Sementara itu, Kaswoto, S.Pd.I., Pengawas Madrasah Kecamatan Paciran, menegaskan bahwa kelengkapan administrasi pembelajaran merupakan bagian penting dari profesionalitas seorang guru. Namun, ia mengingatkan bahwa tujuan akhir pendidikan jauh lebih besar daripada sekadar menyelesaikan administrasi.

SMPM 5 Pucang SBY

“Administrasi perangkat pembelajaran itu penting, tapi membentuk karakter anak-anak jauh lebih penting. Administrasi adalah alat untuk membantu kita merancang pembelajaran dengan baik. Jangan sampai kita sibuk dengan administrasi, tetapi lupa bahwa di hadapan kita ada anak-anak yang sedang tumbuh dan membutuhkan keteladanan, perhatian, serta kasih saying,” jelasnya.

Ia juga mengajak para guru untuk menjadikan perangkat pembelajaran sebagai panduan dalam menciptakan pembelajaran yang terarah, bermakna, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Kepala MIM 02 Pondok Modern Paciran, Wardatul Yunita, S.Pd., menyampaikan bahwa workshop tersebut merupakan bagian dari komitmen madrasah untuk terus meningkatkan kualitas guru dan pembelajaran.

“Workshop ini menjadi kesempatan bagi kita untuk terus belajar dan berbenah. Perangkat ajar yang baik akan membantu guru mempersiapkan pembelajaran secara lebih terarah, tetapi yang tidak kalah penting adalah bagaimana perangkat tersebut benar-benar diterapkan dalam pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna bagi anak-anak,” tuturnya.

Melalui workshop ini, MIM 02 Pondok Modern Paciran berkomitmen untuk terus menghadirkan pendidikan yang bermutu, humanis, menyenangkan, dan berorientasi pada karakter. Sebab, pendidikan yang baik bukan hanya tentang seberapa banyak materi yang dapat disampaikan, tetapi juga tentang seberapa besar cinta, keteladanan, dan nilai kebaikan yang berhasil ditanamkan kepada peserta didik. (*)

Revisi Oleh:
  • Amanat Solikah - 01/09/2026 12:07
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu