IPM dan HW MTsM 9 Wotan Gelar Tadabur Alam, Seru!

154
IPM (Ikatan Pelajar Muhammadiyah) dan HW (Hizbul Wathan) MTsM 9 Wotan, Panceng, Gresik, menggelar kegiatan Tadabur Alam. Seru!
Siswa MTsM 9 Wotan menyusuri sungai dalam kegiatan tadabur alam. (Arif/PWMU.CO)

PWMU.COIPM (Ikatan Pelajar Muhammadiyah) dan HW (Hizbul Wathan) MTsM 9 Wotan, Panceng, Gresik, menggelar kegiatan Tadabur Alam. Seru!

Kegiatan outbound itu digelar di area persawahan Desa Wotan, Ahad (19/1/20), sebgai program kerja terakhir sebelum digelarnya Musyawarah Ranting (Musyran) IPM Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah (MTsM) 9 Wotan, Februari 2020.

Sebelum pemberangkatan peserta, pembina HW Arifiyanto SPd menyampaikan, dalam tadabur alam ini siswa diajak merenungi, menghayati dan menikmati alam semesta ciptaan Allah.

”Merenungkan sehingga kita bisa selalu bersyukur kepada Allah SWT akan manfaat yang diberikan kepada kita dari alam. Menikmati segala keindahan dan rezeki yang keluar darinya,” ujarnya

Baca Juga:  Latihan Gabungan Pandu HW di SDM 3 Gresik untuk Kenaikan Golongan

Para siswa, mulai dari kelas VII, VIII dan IX, dipandu untuk melewati area perkampungan, sawah, dan menyusuri telaga. Pada rute tersebut para siswa harus melalui beberapa pos yang masing-masing diberi tugas berbeda. Seru!

Sementara itu, Saidatul Rohmah, ketua panitia kegiatan dan salah satu siswi kelas IX yang bertugas menjaga pos mengatakan, tadabur alam mengajarkan siswa untuk hormat dan patuh kepada pimpinan.

SMA Muhammadiyah 1 Taman

“Jadi sebelum mengerjakan tugas, setiap siswa harus mau melaksanakan semua instruksi dari penjaga pos yang bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan dan tanggung jawab,” ujar siswi yang kerap dipanggil Ima ini.

Hal ini, sambungnya, mengajarkan siswa untuk tunduk dan patuh terhadap aturan yang telah ditentukan.

Baca Juga:  Yang Unik di HW: Peserta Usia 68, Pelatih 36 Tahun

Ditemui di tempat yang sama, Ketua Umum IPM MTsM 9 Wotan Fawwaz mengaku senang karena anggota-anggotanya sangat terkesan dengan kegiatan ini.

“Walaupun perjalanannya melelahkan akan tetapi mereka terlihat antusias dan bersemangat,” ujarnya. (*)

Penulis Novania Wulandari. Editor Mohammad Nurfatoni.