Iklan SDM 4 Mudipat 2026

160 Guru TK ABA dan TPQ Sepanjang Ikuti Workshop Metode Ummi di SD Mumtaz

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
160 Guru TK ABA dan TPQ Sepanjang Ikuti Workshop Metode Ummi di SD Mumtaz
PCA Sepanjang menggelar workshop metode Ummi bagi 160 guru TK ABA dan TPQ untuk meningkatkan kompetensi pembelajaran Al-Qur’an (Eli Mahmudah/PWMU.CO)
BANNER RSI AISYIYAH MALANG
pwmu.co -

Sebanyak 160 guru TK ABA, kelompok bermain (KB), dan TPQ se-Cabang Sepanjang mengikuti workshop pembelajaran Al-Qur’an metode Ummi di Aula SD Muhammadiyah 1 dan 2 Taman (SD Mumtaz), Jalan Suningrat, Ketegan, Taman, Sidoarjo, Ahad (1/11/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Majelis PAUDDASMEN Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Sepanjang ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam pembelajaran Al-Qur’an bagi anak usia dini, terutama kemampuan membaca dan penguasaan makharijul huruf.

Workshop bertajuk “Peningkatan Kompetensi Guru TK ABA dan TPQ Muhammadiyah/Aisyiyah se-Cabang Sepanjang dalam Pembelajaran Al-Qur’an Anak Usia Dini dengan Metode Ummi” berlangsung pukul 07.30–12.00 WIB.

Keterlibatan guru SD Mumtaz dalam jajaran Majelis PAUDDASMEN PCA Sepanjang menjadi salah satu bentuk dukungan sekolah terhadap program peningkatan kualitas pendidikan Al-Qur’an di lingkungan Aisyiyah.

Tingkatkan Kualitas Bacaan Guru

Rachmawati, S.Pd., Kepala Urusan Bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) SD Mumtaz sekaligus Tim Majelis PAUDDASMEN bidang pengembangan TPQ se-Cabang Sepanjang, menegaskan pentingnya kualitas bacaan guru sebagai fondasi pembelajaran Al-Qur’an anak.

“Lulusan TK ABA dan TPQ se-Cabang Sepanjang harus bagus dalam membaca Al-Qur’an. Karena itu, diperlukan guru yang bagus dan berkualitas, yang memiliki sertifikasi serta syahadah,” ujarnya.

Menurut Rachmawati, selama ini masing-masing TK ABA telah menyelenggarakan program wajib mengaji dengan metode yang beragam. Melalui workshop tersebut, pembelajaran Al-Qur’an diharapkan dapat menggunakan metode Ummi sehingga memiliki standar yang selaras antar lembaga.

Ia berharap peningkatan kompetensi guru dapat berdampak pada kualitas bacaan Al-Qur’an anak-anak yang mengikuti pembelajaran di TK ABA dan TPQ.

Dorong Kesinambungan Pembelajaran TK ABA dan SD

Sementara itu, Ulin Farichah, M.Pd., Kepala SD Muhammadiyah 2 Taman sekaligus Sekretaris Majelis PAUDDASMEN PCA Sepanjang, menyampaikan pentingnya pemetaan kemampuan guru TK ABA dalam pembelajaran Al-Qur’an.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

“Kita perlu memetakan kemampuan guru TK ABA dalam kompetensi mengajinya. Selama ini ada beberapa TK yang merekrut guru mengaji dari luar. Ke depan, diharapkan guru TK ABA sendiri yang mengajar mengaji. Untuk itu, perlu kesamaan kemampuan dan standar pembelajaran antar lembaga,” jelasnya.

Ulin menambahkan, SD Mumtaz telah menerapkan metode Ummi dalam program mengaji sejak tahun ajaran 2026–2027. Kesamaan metode tersebut diharapkan dapat mendukung kesinambungan pembelajaran bagi anak-anak yang melanjutkan pendidikan dari TK ABA ke SD Mumtaz.

“Jadi, nanti tinggal melanjutkan jika lulusan TK ABA ingin meneruskan jenjang sekolah dasarnya di SD Mumtaz,” tuturnya.

Hadirkan Tiga Pemateri

Workshop ini menghadirkan tiga pemateri, yaitu M. Iswahyudi, S.S. dari Ummi Daerah Sidoarjo, Arif Cahyono, M.Pd., Koordinator Wilayah Taman dan Krian, serta Dedy Purwanto, S.E., Humas sekaligus Trainer Ummi Foundation.

Materi yang disampaikan meliputi pengenalan metode Ummi, standar dan metodologi pembelajaran, serta pemetaan kelas.

Melalui kegiatan ini, PCA Sepanjang bersama SD Mumtaz berharap kompetensi guru TK ABA dan TPQ dalam pembelajaran Al-Qur’an semakin meningkat. Keselarasan metode pembelajaran diharapkan dapat memperkuat kesinambungan pendidikan Al-Qur’an sejak jenjang anak usia dini hingga sekolah dasar. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 02/11/2026 22:02
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu