
PWMU.CO – Sebanyak 22 siswa dari Madtsamutu Pondok Modern Paciran berpartisipasi dalam Olimpiade Ahmad Dahlan (OAD) 2025 yang diselenggarakan di Pondok Pesantren At-Taqwa Kranji Paciran pada Ahad (16/2/2025).
OAD ke-10 tingkat SMP/MTs Muhammadiyah ini sukses digelar oleh Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan, bertempat di Pondok Pesantren At-Taqwa Muhammadiyah Kranji.
Tercatat sebanyak 454 peserta terdaftar dan siap berlomba dalam OAD 2025, dengan rincian sebagai berikut:
- 144 peserta lomba mata pelajaran Keislaman, Muhammadiyah, Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris (ISMUBARIS)
- 91 peserta lomba Matematika
- 94 peserta lomba IPA Terpadu
- 125 peserta lomba IPS Terpadu
Olimpiade ini diikuti oleh peserta dari sekolah Muhammadiyah tingkat SMP/MTs se-Daerah Lamongan.
Delegasi Madtsamutu di OAD 202
Pada OAD 2025 kali ini, Madtsamutu Pondok Modern Paciran mengutus 22 peserta, dengan rincian sebagai berikut:
- ISMUBARIS: 9 peserta
- Matematika: 1 peserta
- IPA Terpadu: 6 peserta
- IPS Terpadu: 6 peserta
Mereka didampingi oleh enam guru pembimbing, yakni Ibu Faridatul Hidayati, Ibu Lifatussiyanah, Ibu Qomariyah, Ibu Feny Yuliana Dewi, dan Ibu Rina Danayanti. Tidak ketinggalan, Ibu Bahisatul Badiyah, yang juga menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, turut mendampingi para peserta.
Rombongan berangkat dari Madtsamutu Pondok Modern Paciran pada pukul 07.00 WIB dan tiba di lokasi pukul 07.30 WIB.
Seremoni Pembukaan
Sebelum olimpiade dimulai, acara diawali dengan seremoni pembukaan, yang diisi dengan beberapa sambutan:
- Bapak El Hanif, Sekretaris Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Lamongan, mewakili panitia pelaksana.
- KH. Muhammad Anwar, Wakil Ketua PDM Lamongan, mewakili Pimpinan Daerah Muhammadiyah Paciran.
- KH. Hasan Nawawi, pengasuh Pondok Pesantren At-Taqwa Kranji Paciran, memberikan sambutan selamat datang atas nama tuan rumah.
Dari 22 peserta yang mengikuti babak penyisihan, 7 peserta berhasil lolos ke babak semifinal, dengan rincian sebagai berikut:
- Mata pelajaran IPA:
- Wilda Nabila
- Alfis Syahrin
- Mata pelajaran IPS:
- Revalina
- Salsabila Aurella Hamsa
- Bunga Rahma Dhani
- Ahmad Muzakki Assidiqi
- Mata pelajaran ISMUBARIS:
- Aiman Muhammad Fairuz
- Safarotul Khusna
Dari 7 peserta yang lolos ke semifinal, 1 peserta berhasil melaju ke babak final, yakni Bunga Rahma Dhani dari mata pelajaran IPS. Setelah berjuang di babak final, ia berhasil meraih juara 3.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Ibu Bahisatul Badiyah, mengapresiasi capaian ini meskipun persiapan yang dilakukan cukup terbatas.
“Prestasi ini, meskipun belum maksimal, tetap patut kita syukuri dan apresiasi setinggi-tingginya, mengingat persiapan yang terbatas. Semoga di tahun mendatang, dengan persiapan yang lebih matang, kita bisa meraih hasil yang lebih baik,” ujarnya.
Di sisi lain, Bunga Rahma Dhani mengaku tidak menyangka bisa meraih juara dalam kompetisi ini.
“Terus terang, saya masih belum percaya bisa meraih juara, karena ini adalah prestasi pertama saya,” ujar gadis yang dikenal pendiam dan pemalu di kelasnya.
Atas prestasinya, Bunga Rahma Dhani berhak mendapatkan medali, sertifikat, dan uang pembinaan sebesar Rp500.000,00.
Penulis Salnun Mahya Salsabila Editor ‘Aalimah Qurrata A’yun