SD Aisyiyah 1 Nganjuk Gelar Festival Anak Saleh

186
Hikmah Press
aris nasution/pwmu.co
Para siswa saat menjalani lomba shalat.

PWMU.CO – Banyak upaya yang dilakukan sekolah untuk meningkatkan kemampuan, wawasan, pengetahuan, serta praktik agama Islam untuk para siswanya. Inilah yang dilakukan SD Aisyiyah 1 Nganjuk, sekolah menggelar Festival Anak Saleh (FAS) untuk meningkatkan bekal dan praktik agama Islam yang selama ini diajarkan di sekolah.

Kegiatan ini merupakan strategi memotivasi siswa senang belajar Al Islam dan KeMuhammadiyahan, sebagai ujian praktik ibadah, baca tulis Al Quran, akidah dan akhlaq.

iklan

Selain itu FAS menjadi tantangan buat siswa untuk memacu diri biar tampil lebih baik dan percaya diri. Festival ini diharapkan ke depan semakin berkembang dan menjadi contoh untuk sekolah lain dalam mengemas peningkatan ketrampilan ibadah melalui ajang lomba sehingga lebih kreatif inovatif karena iman dan takwa generasi muda menjadi tolok ukur keberkahan sebuah bangsa.

Baca Juga:  Ketika Muhammadiyah Jadi Tuan Rumah Kongres Boedi Oetomo

FAS ini diikuti seluruh siswa dari kelas 1-5, dan menariknya sebagai tempat lomba adalah di beberapa masjid yang ada di kawasan Nganjuk. Lomba ini digelar selama dua hari, (9-10/4/2018), dan para peserta yang lolos di babak( penyisihan ini akan bertarung lagi di babak grand final pada Ahad (18/4/2018) mendatang.

Adapun untuk kategori lomba yang diperlombakan adalah sebagai berikut :

1. Kelas 1 : Lomba wudhu dan hafalan surat Al-Qoori’ah di Masjid Al-Chasani, Jl. Dermojoyo.

2. Kelas 2 : Lomba Shalat Shubuh dan hafalan Surat Al-Balad di Masjid Al-Falah, di selatan Gedung Juang 45.

3. Kelas 3 : Lomba Tayamum dan shalat dalam keadaan sakit dan hafalan Surat Al-Insyiqoq, di Masjid Baitusy Syifa’ RSI, di Ganungkidul.

Baca Juga:  Muhammadiyah Cetak Trainer Tangguh

4. Kelas 4 : Lomba Shalat Gerhana dan Hafalan Surat Abasa, di Masjid Al-Muthmainnah, di Ploso.

5. Kelas 5 : Lomba Shalat Ied dan Hafalan Surat An -Naba’, di Masjid Salim Mubaarok, di Mastrip.

Babak grand final diikuti oleh lima siswa di masing-masing kategori lomba dan kelas, dan mereka akan unjuk kemampuan di Masjid Agung Nganjuk, Baitus Salam. Selama lomba di babak penyisihan yang bertindak sebagai juri adalah para guru dari SD Aisyiyah 1, Nganjuk sendiri. Tapi untuk babak grand final yang menjadi juri adalah dari kalangan luar sekolah.(aris nasution)