
PWMU.CO – MI Muhammadiyah 07, Taman Kanak-Kanak (TK) Aisyiyah, dan Taman Pendidikan Al-Quran (TPA) Melati Warukulon menggelar Akhirussanah dengan mengangkat tema “Membentuk Generasi Bangsa yang Berjiwa Qurani dan Berprestasi” di halaman Perguruan Muhammadiyah Warukulon, Ahad (22/6/2025).
Acara dimulai pada malam hari pukul 19.00 WIB dan berakhir pukul 23.30 WIB. Kegiatan ini dihadiri oleh tamu undangan dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pucuk, H Sanusi SPd, Pimpinan Ranting Muhammadiyah Warukulon Sunandar, serta Kepala Desa Warukulon Nur Hasan.
Rangkaian acara diawali dengan penampilan praacara dari anak-anak TK Aisyiyah Warukulon dan TPA Melati. Selanjutnya, memasuki acara inti dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah, dan Mars Madrasah, dilanjutkan sambutan-sambutan, pengajian Islam, pembagian hadiah, serta penampilan siswa-siswi MIM 07 Warukulon, seperti tari Wonderland, Soleram, Gundul Pacul, drama, dan lain-lain, hingga penutupan.
Kepala MI Muhammadiyah 07 Warukulon H. Syakur Majid S.Ag berpesan kepada lulusan kelas 6 untuk terus mencari ilmu, namun tetap menjaga ikatan dengan Muhammadiyah, sembari mengingatkan banyaknya alumni yang telah sukses.
“Saya berpesan, carilah ilmu setinggi-tingginya, tapi jangan lupakan Muhammadiyah. Belajarlah ke mana pun, jadi apa pun, kembalilah ke Muhammadiyah. Lulusan MIM 07 Warukulon banyak diterima di pesantren, madrasah, atau perguruan tinggi negeri bergengsi,” ujarnya.
Selain itu, sambung Syakur Majid, tidak perlu khawatir bersekolah di madrasah karena banyak tokoh besar lahir dari lembaga pendidikan ini.
“Jangan khawatir madrasah di sini, karena Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah saat ini Prof Dr Abdul Mu’ti MEd. berasal dari Madrasah Ibtidaiyah. Menteri Agama juga lulusan madrasah,” tambahnya.
Sementara itu, Pimpinan Ranting Muhammadiyah Warukulon Kusnandar sangat berharap agar semua pihak turut berjuang mewarisi dan merawat peninggalan para pendahulu dalam bentuk lembaga pendidikan.
“Mari kita kenang pendahulu kita yang telah berjuang. Semoga mereka dimasukkan ke dalam surga-Nya. Kami mengajak seluruh hadirin untuk menjaga dan memelihara apa yang telah diwariskan generasi tua agar MIM 07 Warukulon semakin maju,” terangnya.
Kepala Desa Warukulon Nur Hasan juga menyampaikan terima kasih kepada para guru yang telah mendidik anak-anak desa dengan baik.
“Saya mengucapkan beribu terima kasih kepada Bapak-Ibu guru karena telah mendidik anak-anak membaca Al-Quran dan mata pelajaran lainnya dengan baik. Hal ini turut mencerdaskan warga kami, sehingga Warukulon menjadi desa yang tidak tertinggal,” tuturnya.
Dalam paparan materinya, H Sanusi SPd menjelaskan sejarah berdirinya MIM 07 Warukulon dan tiga hal penting yang perlu diajarkan kepada anak-anak.
“Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah 07 Warukulon sejak awal digagas sebagai kolaborasi antara Desa Warukulon dan Waruwetan. Cikal bakal berdirinya Pimpinan Ranting Muhammadiyah Waruwetan banyak diisi oleh alumni dari MIM 07 Warukulon,” ujarnya.
“Didiklah anakmu tiga hal:
- Cinta Nabi Muhammad dan keluarganya,
- Membaca Al-Quran,
- Cinta Tanah Air,” tuturnya. (*)
Penulis Andy Rahmat Prayogo Editor M Tanwirul Huda







0 Tanggapan
Empty Comments