
Suasana program Bakti Guru oleh Kantor Layanan Lazismu Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Jawa Timur (KLL PWA Jatim), Jumat (25/07/2025). (Emi Haris/PWMU.CO).
PWMU.CO – Kantor Layanan Lazismu Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Jawa Timur (KLL PWA Jatim) kembali mempertegas perannya dalam mendukung dunia pendidikan melalui program Bakti Guru.
Kegiatan ini terlaksana pada Jumat (25/07/2025) di Gedung PDA Kabupaten Kediri, bersamaan dengan momentum 30 Muharram 1947 H.
Program Bakti Guru merupakan wujud kepedulian dan dukungan nyata bagi para guru TK/PAUD ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) se-Kabupaten Kediri atas dedikasi mereka dalam mencerdaskan anak bangsa.
Pada kesempatan ini, 125 guru ABA dari 64 lembaga yang tersebar di 22 cabang dan 26 kecamatan di Kabupaten Kediri menerima paket bantuan berupa sembako senilai Rp150 ribu dan uang tunai Rp200 ribu.
Dukungan Berkelanjutan untuk Guru
Dalam sambutannya, Ketua KLL PWA Jatim Dra Miftakhul Janah MM menegaskan bahwa Bakti Guru tidak sebatas pemberian bantuan materi. Tetapi juga dilengkapi dengan program pelatihan peningkatan kapasitas guru.
“Pelatihan ini bertujuan membekali guru dengan keterampilan relevan agar siap menghadapi tantangan pendidikan di era modern” ujarnya.
Bu Anna, sapaan akrabnya, menambahkan bahwa program ini menjadi jembatan untuk mewujudkan generasi emas di masa depan.
“Kami berharap bantuan ini menjadi penyemangat baru bagi guru ABA untuk terus mencetak generasi unggul. Ke depan, kami ingin program ini tidak hanya berupa bingkisan, tetapi juga bantuan produktif yang berkesinambungan” tegasnya.
Penguatan SDM: Investasi Jangka Panjang
Penguatan kapasitas guru juga tersampaikan oleh Korbid KLL PWA Jatim Dr Akhtim Wahyuni MAg melalui materi bertema Urgensi Pengembangan SDM dalam Pengelolaan Lembaga Pendidikan ‘Aisyiyah.
Ia menekankan bahwa SDM berkualitas adalah kunci kemajuan lembaga pendidikan.
“Tanpa SDM yang unggul, lembaga tidak akan berkembang. Peningkatan kualitas SDM adalah investasi jangka panjang yang memperkuat fondasi pendidikan” paparnya.
Dr Akhtim juga menyoroti tantangan guru, seperti keterbatasan kualifikasi dan motivasi. Oleh karena itu, ia mendorong adanya program beasiswa studi lanjut, jalur karir guru, digitalisasi manajemen pendidikan, serta pengembangan kompetensi online.
“Guru yang berkualitas akan melahirkan pembelajaran bermakna dan lulusan yang kompeten serta adaptif” tambahnya.
Harapan dan Apresiasi Guru
Wakil Ketua PDA Kab. Kediri, Kristin Muslimat menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan.
“Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi KLL PWA Jatim. Bantuan ini sangat berarti dan memotivasi kami untuk terus berjuang mencerdaskan generasi masa depan” ujarnya.
Program Bakti Guru menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Bakti Guru dan Save Our School, yang fokus pada bidang sosial dan pendidikan.
Melalui program ini, KLL PWA Jatim mengajak seluruh pihak, termasuk warga ‘Aisyiyah, untuk terus memberikan dukungan kepada para guru ABA agar semakin berdaya dalam mendidik anak bangsa.
Dengan adanya sinergi ini, diharapkan guru-guru ABA di Kediri mampu menghadapi tantangan zaman. Sekaligus memperkuat peran pendidikan Islam dalam mencetak generasi unggul, berdaya saing, dan berakhlak mulia.
Penulis Emi Haris, Editor Danar Trivasya Fikri






0 Tanggapan
Empty Comments